Bersama GRANAT, BNN Provinsi Lampung Jadikan Way Kanan jadi Project Percontohan P4GN

Bagikan :

WAY KANAN-Kliktodaynews.com|| Brigjend Budi Wibowo .SH.S.IK.MH kepala Badan Narkotika Negara (BNN) Provinsi Lampung dalam pertemuan dengan seluruh Pengurus GRANAT Se Propinsi Lampung menyatakan, bahwa Way Kanan akan menjadi Project Percontohan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Project percontohan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) antara BBN Provinsi Lampung dengan DPC GRANAT Way Kanan ini melalui dunia pendidikan dengan memasukan materi penyuluhan Anti Narkotika dalam kurikulum sekolah atau Muatan Lokal.

Selain itu DPC GRANAT Kabupaten Way Kanan dinilai oleh BNN Provinsi Lampung telah banyak membuat kegiatan trobosan, diantaranya Pembentukan Dewan Pimpinan Cabang Khusus (DPCK) Untuk Perguruan Tinggi STTI Al Hikmah Bumi Agung dan Institut Al Maarif Baradatu, dan telah mempunyai 25 penyuluh P4GN yang terlatih, dan memprakarsai terbentuknya Rumah Edukasi Anti Narkotika.

Tentunya keputusan Brigjend Budi Wibowo .SH.S.IK.MH sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung atas di tunjuknya DPC GRANAT menjadi Projec Percontohan P4GN di Lampung disambut baik oleh Pengurus GRANAT Kabupaten Way Kanan.

Baca Juga :  Hut Ke-9, DPD Partai Nasdem Way Kanan Gelar Tumpengan, Antarkan 5 Orang Duduk di DPRD

Machiavelli Herman Tarmizi Ketua GRANAT Way Kanan merasa bersyukur atas dipilihnya DPC GRANAT Way Kanan sebagai Projec P4GN di Lampung.

” Alhamdulillah kami ucapkan terima kasih kepada Brigjen Budi Wibowo, SH.,S.IK.,MH Kepala BNN Provinsi Lampung atas kepercayaannya kepada Kami DPC GRANAT Way Kanan untuk menjadi Project Percontohan.

Kita akan mempersiapkan dengan sungguh-sungguh untuk pencanangan Kabupaten Way Kanan sebagai Project Percontohan P4GN dengan baik dan segera mungkin. “Ujarnya.

Selain itu juga, kita akan mengajak semua Stakholder yang ada di Kabupaten Way Kanan, dan juga melibatkan kalangan Akademisi UNILA untuk membuat inovasi tentang pembelajaran anti narkoba yang bermuat pada budaya lokal. ” Tutup Velli. (suin/KTN)

Bagikan :