Tidak Tanggap Warga Sekitar, Masyarakat Perdagangan Akan Aksi Stop Truck PT Lonsum Bahlias

Bagikan :

Perdagangan-Kliktodaynews. Com

Merasa tidak dihargai sebagai warga lapisan satu antara perkebunan dan permukiman, akibat tidak digubrisnya permohonan warga terkait permintaan bantuan alat berat untuk mengeruk lokasi saluran pembuangan antisipasi banjir permukiman masyarakat dalam situasi cuaca ekstrim saat ini.

Ratusan warga Perdagangan Kampung Perjuangan dan Pengkolan Jalan Kuala Tanjung Perdagangan Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun Akan aksi larang puluhan truck pengangkut sawit milik PT Lonsum Bahlias Tbk melintas dijalan permukiman masyarakat.

Hal ini disampaikan perwakilan masyarakat Joel Sinaga Rabu(10/11/2021) saat berkumpul dengan warga persiapan blokir jalan agar truck milik lonsum tersebut tidak seenaknya melintas.

“jangan abu saja yang diberikan kepada kami warga, kami minta truck lonsum tidak melintas dari jalan kami, sebab tidak ada manfaat kebun tersebut bagi kami warga, yang ada kami makan abu, anak kami terancam tertabrak sebab truck tersebut seenaknya melintas kencang tanpa Jaring pengaman penutup buah sawit”, Kesalnya.

Sebelumnya pihak kepala lingkungan setempat sudah berkali kali melayangkan surat ke perusahaan milik asing tersebut guna meminjam alat untuk mengeruk saluran namun, hingga sekarang tidak ada jawaban ataupun tindakan dari mereka.

Baca Juga :  Blusukan ke Bandar Marsilam, RHS: “Berikan Pendidikan Politik yang Baik untuk Demokrasi yang Gembirakan Rakyat”

“sebelumnya, tidak sesulit ini pihak lonsum membantu, namun semenjak manager berganti kok payah dan merasa tidak perlu warga sekitar ini bagi mereka. kami stop dalam aksi ini truck kalian melintas biar tahu dulu perusahaan asing ini mau kemana jalan.!!! kamu pikir ini jalan buat trukmu saja!!! “, kesal Adri Pinontoan Kepling setempat.

Menurut info selain kepala lingkungan pihak kelurahaan juga kerap melayangkan surat permohonan tersebut namun, sepertinya pihak perusahaan tetap tidak mau membantu masyarakat.

Terpisah Direktur Lingkar Rumah Rakyat Indonesia Sumatera Utara Rudi Samosir, Rabu(10/11/2021) jika tetap tidak ada respon pihak perusahaan terhadap warga lembaga bersama warga akan menyambangi Kantor PT. Lonsum dimedan sembari aksi untuk menyampaikan keluhan warga dan lambatnya respon Pimpinan Lonsum di Bahlias tersebut.

“Iya kita tunggu saja kepedulian mereka lewat CSR nya, dengan aksi blokir jalan oleh warga sekitar. jika tetap keras kepala, kita akan lakukan opsi selanjutnya”, katanya.

Reporter : Pesta Pangaribuan

Bagikan :