PASCA DIBERITAKAN DAN DISURATI PANGULU , PT PP LONSUM Tbk BONGKAR BIBIT TANAMAN SAWIT

penanaman bibit sawit milik PT PP Lonsum Tbk Divisi 1 Dolok Estate
Penanaman bibit sawit milik PT PP Lonsum Tbk Divisi 1 Dolok Estate
Bagikan :

Bosar Maligas-Kliktodaynews.com Pasca diberitakan dibeberapa media massa minggu yang lewat, adanya penanaman bibit sawit milik PT PP Lonsum Tbk Divisi 1 Dolok Estate yang Berada dibahu jalan penghubung Nagori Nanggar Bayu menujuh ibu kota Kecamatan Bosar Maligas. Dengan kesewenang wenangan pihak perusahaan yang secara sepihak tanpa memperdulikan kepentingan umum. Sehingga berdampak terhadap kenyamanan dan menimbulkan keresahan warga sekitar.

Persoalan tersebut kemudian direspon oleh pangulu Supriadi dengan atas nama pemerintahan Nagori Nanggar Bayu. Dan melayangkan surat resmi kepada pihak manajemen PP Lonsum Dolok POM. Agar

melakukan pembongkaran bibit sawit yang selama ini sudah ditanam di sepanjang bahu jalan kabupaten.

Mendapat respon yang positif dari perusahaan atas tututan warga. “Kami sangat berterima kasih kepada pangulu yang sangat respect dalam menyikapi setiap persoalan yang muncul ditengah-tengah warganya”. Ucap Lewo dengan waja summringa salah satu warga saat ditemui di Nagorinya Rabu 2/10 sekira jam 14,00 wib.

Terpisah Supriadi Pangulu Nagori Nanggar sangat mengapresiasi kebijakan yang diambil pihak management PT.PP Lonsum. Yang memberikan respon positif dari surat yang sudah dilayangkan oleh pemerintah Nagori Nanggar bayu tertanggal 23 September yang lalu. Untuk menjawab serta mengabulkan yang menjadi harapan semua warganya. 

Baca Juga :  Polsek Perdagangan Gelar Bhakti Sosial Menyambut HUT Bhayangkara Ke-74


Pangulu juga secara spontan mengucapkan terima kepada seluruh media. Yang sudah ikut berperan membantu dalam pemberitaan tentang kecemasan warganya, ujar pangulu.

Terpisah kru mencoba untuk mengkonfirmasi mengenai pembongkaran tanaman sawit yang disoal warga Nanggar bayu kepada manager PT.PP Lonsum Dolok POM (Taufik) via seluler dan pesan via whatsApp untuk meminta ijin waktu bertemu. Dan sedikit keterangan/statement resmi perusahaan, namun hingga berita ini dilansir ke redaksi Taufik tidak berkenan memberikan respon apapun.(MAN/KTN)

Bagikan :