Kantor Lurah Pematang Bandar di Demo, Minta Copot Kepling V dan VI

Bagikan :

Pematang Bandar-Kliktodaynews.com Puluhan Warga Kelurahan Pematang Bandar melakukan aksi Geruduk ke Kantor Lurah Pematang Bandar, pasalnya warga menyatakan mosi tidak percaya atas kinerja Kepling dilingkungan V Sandi Siahaan dan lingkungan VI Elidon Napitupulu, yang dinilai tidak mampu melaksanakan tugas sesuai tupoksinya. Untuk itu warga meminta untuk mengganti Kepling dimaksud.

Aksi warga dilakukan pada jumat (24/4/2020) sekitar pukul 10.00 wib. Aksi warga disambut Lurah dengan Menerima dan menampung aspirasi Warga Masyarakat. dalam pembicaraan Lurah dengan perwakilan warga sempat terjadi ketegangan, namun mampu diatasi dan hasilnya akan dibawa ke pihak Kecamatan.

Lurah Pematang Bandar Edison Damanik,SH mengatakan bahwa permasalahan masyarakat dilingkungan V dan lingkungan VI meminta untuk pergantian Kepala Lingkungan dengan alasan tidak bekerja sesuai tupoksi. Hal ini muncul akibat pendataan warga tidak mampu yang terdampak wabah Covid-19, yang dinilai tidak sesuai data dengan yang dilapangan.

“Bermula dari masalah itu, jadi melebar kepermasalahan yang lain, yang dirasakan masyarakat selma ini. Namun kami selaku Pemerintahan tidak bisa langsung melakukan penggantian sesuai permintaan warga, semua ada sistem dan prosedur sesuai peraturan yang berlaku, untuk itu hal ini akan kami sampaikan kepihak Kecamatan,”Jelas Edison.

Baca Juga :  KAPOLRES SIMALUNGUN PIMPIN UPACARA KORPS RAPORT, 63 PERWIRA DAN BINTARA NAIK PANGKAT


Bindu Siagian(45) salah seorang tokoh masyarakat Pematang Bandar didampingi Bapak Manurung mengatakan, “Kami melakukan aksi ini dikarekan mosi tidak percaya terhadap kinerja Kepling, karena kami nilai kepling bekerja tidak sesuai tupoksinya seperti dalam pendataan masyarakat untuk penerima bantuan Pemerintah, banyak warga yang mampu yang didata untuk mendapatkan bantuan, sementara msih banyak warga yang lebih miskin justru tidak terdaftar sehingga tidak mendapat bantuan. dan yang terakhir ini untuk pendataan warga akibat wabah terdampak Covid-19, kami nilai banyak yang tidak sesuai seperti dilapangan. Untuk itu kami berharap agar Pemerintah menyetujui permintaan kami untuk penggantian kedua Kepling ini,” harap Bindu.

Selain itu, kepling lingkungan VI diduga sudah banyak menipu warga, terkait pengurusan surat tanah warga diminta 300 hingga 500 ribu namun, hingga kini surat tidak kunjung ada.ada juga menjanjikan kios pajak di Pematang Bandar saat itu, kepada ibu Br Siagian diminta 5 juta, namun kios tersebut hingga kini tidak ada. Jelas Bindu.

Salah seorang Kepling Sandi Siahaan kepada Kliktodaynews mengatakan, “Saya sebagai Kepling selama ini sudah bekerja secara maksimal dan sesuai arahan dari Kelurahan, jika ada masyarakat yang menilai kinerja saya tidak baik, wajar saja, tapi jangan disangkutkan masalah pribadi, itu namanya pembusukan. dan Saya tetap punya hak mencalonkan diri kembali jika harus ada pemilihan Kepling kembali, karena yang memilih dan menetukan adalah masyarakat, biar masyarakat yang menentukan, karena yang meminta pergantian hanya sebagian kecil masyarakat dan tidak seluruh masyarakat”. Ujar Sandi (LE/KTN)
Baca Juga :  Proyek BPBD Kabupaten Simalungun Senilai Rp 3 Milliar Disoal LSM TOPAN-RI "Diduga Asal Jadi Dan Gagal Fungsi"

Bagikan :