Wali Kota Tutup Kegiatan Workshop Pengisian Matriks Kerja Rencana Aksi Daerah (RAD) Kota Layak Anak (KLA) Pematang Siantar 

Bagikan :

Siantar-Kliktodaynews.com|| Wali Kota Pematang Siantar dr Susanti Dewayani SpA menutup kegiatan Workshop Pengisian Matriks Kerja Rencana Aksi Daerah (RAD) Kota Layak Anak (KLA) Pemerintah Kota (Pemko) Pematang Siantar di Ruang Serbaguna, Kamis (09/11/2023) sore. Narasumber dalam workshop tersebut mengapresiasi dr Susanti yang dinilai sangat memberikan perhatian penuh terhadap penilaian Kota Layak Anak.

“Saya sangat berterima kasih atas perhatian Ibu Wali Kota dr Susanti. Kota Layak Anak mudah-mudah dapat disematkan untuk Kota Pematang Siantar,” kata narasumber workshop, Dra Marhamah Siregar MSi.

dr Susanti sendiri, dalam sambutannya mengapresiasi semangat para peserta workshop yang tetap semangat mengikuti kegiatan.

“Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, kegiatan dari pagi sampai sore, tapi saya lihat semua wajahnya nampak cerah dan semangat,” kata dr Susanti.

Pada kesempatan tersebut, dr Susanti mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan arahan narasumber yang berguna terhadap penilaian KLA. Di mana, Workshop Pengisian Matriks Kerja RAD KLA Pemko Pematang Siantar Tahun 2023 ini bertujuan untuk optimalisasi pencapaian indikator penilaian KLA untuk Kota Pematang Siantar.

Baca Juga :  BNNK Gelar Bimtek OPD Pemko Siantar

Masih kata dr Susanti, kegiatan ini merupakan penunjang rencana kerja (renja) dan rencana strategis (renstra) yang bertujuan membedah satu per satu keselarasan atau keterkaitan antara visi-misi Pemko Pematang Siantar yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkaitan dengan pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak.

Lebih lanjut, dr Susanti mengajak seluruh komponen secara bersama untuk pemenuhan Kota Pematang Siantar menjadi KLA secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A ) Kota Pematang Siantar Pardomuan Nasution SS MSP dalam laporannya menyampaikan, sebanyak 33 OPD, BUMD, dan UPTD Puskesmas di Kota Pematang Siantar masing-masing melakukan proyeksi untuk lima tahun yang akan datang, yang kesemuanya harus berpihak pada pemenuhan hak-hak anak.

“Matriks pengerjaan dalam workshop hari ini akan dituangkan dalam matriks besar yang menjadi lampiran Peraturan Wali Kota tentang Kota Layak Anak,” terangnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dari dr Susanti kepada narasumber.

Baca Juga :  Sejarah Baru Kota Siantar, Koko Menang Lawan Calon Tunggal ?

Hadir pada kegiatan ini, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Sitanggang SSTP MSi, sejumlah pimpinan OPD, para camat dan lurah, pengurus TP PKK Kota Pematang Siantar, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Pematang Siantar dan mewakili Kapolres Pematang Siantar. (*)

Bagikan :