Pemkab Toba Monitor 50 Karyawan PLTA III Asahan yang Terpapar Covid-19

Bagikan :

Toba – Kliktodaynews.com Dalam rangka pengendalian dan monitoring jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meningkat secara signifikan di Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan 3, Bupati Toba, Darwin Siagian dengan sigap dan cepat menugaskan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Toba, untuk turun secara langsung ke lokasi di Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Provinsi Sumatra Utara, Senin (25/01/2021).

Tim Satgas disambut oleh Manajer PLTA Asahan 3 Agil Ramadhan beserta dengan tim rekanan dan tim medis yang bekerja di Proyek PLTA Asahan 3.

Sekretaris Satgas Covid-19, dr. Pontas Batubara, menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan pihaknya.

“Kami datang untuk memperjelas protokol kesehatan terkait penangan pasien yang terkonfirmasi positif Covid 19 di lingkungan perusahaan PLTA Asahan 3,” kata Pontas.

Selanjutnya Manejer Asahan 3, Agil Ramadhan memaparkan proses penangan dan protokol kesehatan yang sudah dilakukan oleh perusahaan selama pandemi Covid-19.

Agil mengatakan bahwa perusahaan selalu melakukan pengukuran suhu tubuh pada seluruh karywan dan penyemprotan disinfektan di setiap ruangan dan kamp karyawan.

Baca Juga :  Colt Diesel Masuk Jurang Di Desa Lintong Nihuta, 2 Orang Meninggal


Ia juga memaparkan terkait banyaknya karyawan yang bekerja di Asahan 3 terpapar COVID-19.

“Ini berawal dari libur natal dan tahun baru, banyak karyawan yang pulang kampung untuk bertemu dengan keluarga. Pihak PLTA Asahan 3 juga mengharuskan seluruh karyawan yang melakukan perjalan dari luar daerah Toba membawa hasil PCR-test (Polymerase Chain Reaction) yang dikeluarkan oleh rumah sakit rujukan Covid-19,” kata Agil.

Sampai saat ini jumlah karyawan yang terkonfirmasi positif sebanyak 50 orang sudah termasuk 1 orang tenaga kerja asing. 46 orang karyawan SAJO (Shimizu Adhi Karya Join Operation) dan 4 orang karyawan Nippon Koei.

33 orang melakukan isolasi mandiri di basecamp SAJO. Semua pasien yang dirawat basecamp SAJO merupakan pasien yang tidak bergejala dan pasien yang bergejala ringan. 17 orang pasien terkonfirmasi positif lainnya dirawat di RS Siloam dan RS Bunda Thamrin. Pasien yang dirawat di luar Kabupaten Toba merupakan pasien yang memiliki gejala berat dan sudah usia tua.

Pihak PLTA Asahan 3 juga sudah melakukan PCR test yang bekerja sama dengan RS Bunda Thamrin, terhadap lebih kurang 600 karyawan yang bekerja di proyek PLTA Asahan 3.
Baca Juga :  Bupati Toba : Jangan Percaya Berita HOAX, Bantuan Kita Pastikan Sampai Ke Masyarakat


Selanjutnya Tim Satgas meninjau langsung lokasi basecamp yang dijadikan tempat isolasi mandiri.

Di lapangan, Sekretaris Satgas Pontas Batubara, menyarankan agar lokasi isolasi mandiri lebih diperhatikan dan tidak boleh ada aktifitas lain disekitar lokasi isolasi. Pontas juga mengimbau agar seluruh pasien yang diisolasi tidak melakukan aktifitas di luar kamar isolasi .

Turut juga hadir Asisten Administrasi dan umum Setdakakab Toba Parulian Siregar, Kadis Kominfo Lalo Hartono Simanjuntak, Kadis Pariwisata Jhon Piter Silalahi, Camat Pintu Pohan Meranti, Gibson Sinaga, Kepala Puskesmas Pintu Pohan Meranti, Ferawati Sembiring, dan Kepala Desa Meranti Utara Walter Siagian.( DNM/KTN )

Bagikan :