PEMKAB TOBASA SAMPAIKAN : DD TOBASA TAHUN 2020 SEBESAR Rp.230 MILIAR

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2021 tingkat Kecamatan Laguboti di Gedung Serbaguna Kantor Camat Laguboti,Jumat (14/02/2020).
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2021 tingkat Kecamatan Laguboti di Gedung Serbaguna Kantor Camat Laguboti,Jumat (14/02/2020).
Bagikan :

Tobasa-Kliktodaynews.com Total anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk program dana desa pada 5 tahun terakhir ini Rp.329,8 Triliun.Untuk tahun 2020 ini dinaikkan menjadi Rp. 72 Triliun. Di Kabupaten Toba Samosir (Toba) 5 Tahun terakhir ini uang untuk program dana desa sebanyak Ro. 1,4 Triliun, dan untuk tahun ini Rp.230 Miliar.

Hal ini dikatakan Wakil Bupati (Wabup) Hulman Sitorus dalam sambutannya pada acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah ( RKPD) Kabupaten Toba Tahun 2021 tingkat Kecamatan Laguboti di Gedung Serbaguna Kantor Camat Laguboti,Jumat (14/02/2020).

Menurut Wabup Hulman Sitorus, program dana desa ini merupakan perhatian yang sangat luar biasa pemerintah kepada masyarakat terutama masyarakat desa.

Ia menyebut masyarakat harus berubah dan berpikir visioner untuk mengejar ketertinggalan.

“Indonesia merdeka Tahun 1945 dan Vietnam selesai perang 1975 tapi bila dibandingkan produksi kopi Indonesia berada di kisaran 600-900 Kg/ Hektar, sedangkan Vietnam 2,5-3 Ton/Hektar, 4 kali lipat dari Indonesia,tapi mari kita jadikan tantangan ini menjadi pemicu sehingga kita harus bangkit bersama-sama,” katanya memotivasi warga.

Baca Juga :  Gerakan TOBA BERSIH : Masyarakat Harus Budayakan Hidup Bersih


Sementara Kepala Bappeda Toba James Silaban dalam paparannya mengungkapkan berbagai isu strategis yang harus dipecahkan diantaranya sumber daya unggul, berkarakter dan berbudaya belum terpenuhi, tata kelola pelayanan publik dengan pemanfaatan teknologi informasi belum terlaksana dengan baik, produk lokal yang belum berdaya saing dan infrastruktur yang belum optimal.

Hal tersebut bisa diatasi dengan berbagai upaya di antaranya pemanfaatan pelayanan publik, peningkatan infrastruktur, peningkatan SDM unggul dan berbudaya dan peningkatan potensi unggulan daerah yang berdaya saing sehingga meningkatkan perekonomian daerah yang berdaya saing melalui peningkatan SDM dan didukung infrastruktur yang mantap,” kata James menjelaskan.

Musrenbang ini dihadiri oleh unsur Muspika Laguboti, lurah,kepala desa serta perangkatnya,utusan dan tokoh masyarakat setempat, dan para pimpinan atau perwakilan OPD KabupatenToba ( DNM/KTN )

Bagikan :