Salut, Bintara Polisi ini Galang Dana Hingga 2 Milyar Bangun Mesjid di Taput

Bagikan :

TAPANULI UTARA – Kliktodaynews.com TERHARU, salut, ungkapan apresiasi dengan ucapan ribuan terima kasih bahkan menjadi figur panutan oleh warga Kecamatan Simangumban Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara kepada sosok Polisi personil Polres Taput yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Polsek Pahae Jae, BRIPKA Junior Hutabarat.

Betapa tidak. Meski beragama Kristen namun Bintara ini tidak pandang bulu atau membeda-bedakan Keimananan individu di tengah masyarakat.

Sosok Bhabinkamtibmas ini terjun dengan ihklas membantu dan berperan aktif dalam pembangunan Mesjid Al-Huda di Dusun III Simajambu Desa Simangumban Jae Kecamatan Simangumban Kabupaten Tapunuli Utara, berbiaya 2 Milyar.

Apa dan sejauh mana peran serta Bintara berusia 39 tahun ini? Sebelumnya mari kita simak penuturan Samsir Ritonga tokoh masyarakat Desa Simangumban Jae, menceritakan sejarah berdirinya Mesjid Al-Huda kepada awak media, Selasa (27/04/2021)

Tutur Samsir. “Awal berdiri Mesjid ini tahun 1806 oleh Raja Panusunan Burung. Beliau pertama membuka Kampung ini dan mendirikan Mesjid Al-Huda. Awalnya fisik/bangunan Mesjid masih berbentuk panggung berbahan kayu serta berukuran kecil. Mesjid ini dulunya hanya digunakan warga Muslim berjumlah 12 kepala keluarga”.

Tahun 1980, Mesjid direnovasi menjadi semi permanen karena Jamaah bertambah. Saat ini Jamaah sudah mencapai 100 Kepala Keluarga. Mesjid kembali di bangun (renovasi), kini berdiri dengah megah”. jelas Samsir

Tersendiri. Tokoh Pemuda Muslim Desa Simangumban Jae sekaligus Ketua Panitia Pembangunan Mesjdi Al-Huda, Pardamean Simanjuntak, mengatakan, awalnya pembangunan atau renovasi Mesjid terbentur masalah dana.

Dari sini sosok BRIPKA Junior Hutabarat berperan. “Kami panitia dan BRIPKA Junior Hutabarat berdiskusi dan merundingkan masalah dana ini. Kemudian, Junior Hutabarat langsung melakukan penggalangan dana dan berhasil terkumpul mencapai Rp 2 Miliar. Atas upaya dan kegigihan Pak Junior menggalang dana, pembangunan Masjid ini bisa tuntas dibangun”. Ungkap Pardamean

Baca Juga :  Tabrak Belakang Dump Truck, Udut Napitupulu Meninggal Ditempat


Menurutnya lagi. Sosok Junior Hutabarat dalam pergaulan di tengah masyarakat tidak memandang agama dan suku. Pribadinya yang Low Profil (rendah hati) sangat diapresiasi masyarakat. Beliau beragama Kristen namun perhatiannya untuk pembangunan Mesjid Al Huda ini sangat luar biasa.

Pak Junior secara langsung membantu melakukan penggalangan dana dan membimbing kami membuat proposal permohonan bantuan kepada donatur, pengusaha dan perantau asal Kecamatan Simangumban ” jelas Pardamean bangga dan terharu.

“Tidak hanya itu. Pak Junior ini sering menyumbangkan tenaga selama pembangunan Masjid ini. Kami begitu juga, umat Muslim di Desa ini tidak ada memandang agama atau suku”. Ungkap Pardamean mengapresiasi

Pardamean mengungkapkan lagi, berkat ide BRIPKA Junior Hutabarat, panitia pembangunan membuat spanduk himbauan/permohonan bantuan dana serta menjalankan proposal. Akhirnya semakin banyak donatur yang memberi bantuan untuk pembangunan Mesjid Al Huda di Dusun III Simajambu ini.

“Awal rencana pembangunan Mesjid tidak semegah ini karena khawatir dana tidak mencukupi. Namun, Mesjid sebesar ini, yang menelan biaya sebesar Rp 2 Milyar lebih, akhirnya bisa berdiri megah. Jamaah merasa terharu. Hal ini tidak terlepas dari dukungan dan buah pikiran BRIPKA Junior Hutabarat, yang memberi motivasi dengan kata “tidak ada yang tidak mungkin bila Tuhan berkehendak, pasti semua terlaksana” Ujar Pardamean meniru kata motivasi Junior Hutabarat.

Masih kata Pardamean. Pengumpulan dana yang dilakukan Junior Hutabarat tidak hanya dari agama Muslim. Ada dari agama lainn bahkan dari Gereja dan Pendeta termasuk dari Putra Putri Kecamatan Simangumban yang berada diperantauan memberi bantuan sebesar Rp 70 juta.

Penilaian yang sama datang dari Kades Simangumban Jae, Musbarin Butarbutar, “perhatian BRIPKA Junior Hutabarat kepada masyarakat sangat luar biasa. Sejak bertugas di Kecamatan Simangumban ini, masyarakat sangat mengapresiasi kinerjanya sebagai Bhabinkamtibmas”. Ungkap Kades ini.
Baca Juga :  Hati Hati!!! Hujan Lebat Seharian di Taput, Sebagian Titik Jalan Umum Tertimpa Longsor


Bila ada masyarakat yang sakit, sikap sosialnya sangat tinggi. Dia langsung menjenguk dan memberikan bantuan. Karena itu, kami berharap Pak Junior Hutabarat bisa mendapatkan perhatian khusus dari Bapak Kapolri.

Tidak ketinggalan apresiasi dari Kades Simangumban Julu, Bosur Gultom yang mengungkapkan, “selama bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Kecamatan Simangumban ini Junior Hutabarat menjadi panutan bagi masyarakat.

“Setiap ada persoalan masyarakat yang terjadi di desa saya, Pak Junior bisa menyelesaikannya (Problem Solving-red). Masyarakat terus dibimbingnya dan diberi pengarahan. Setiap ada kegiatan masyarakat baik itu gotong royong, kegiatan keagamaan dan pesta adat, Pak Junior ini terus hadir, ” jelasnya.

Bosur Gultom menuturkan, kepedulian Pak Junior kepada masyarakat sangat luar biasa. “Di desa kami kemarin ada warga yang mengidap penyakit kanker. Pak Junior langsung turun menjenguk dan memberikan bantuan. Makanya kami sangat cinta. Pak Junior adalah panutan bagi kami”. Kata Bosur

Dikonfirmasi awak media. BRIPKA Junior Hutabarat mengatakan dalam hidup ini dirinya mempunyai prinsip,”harus bisa bermanfaat bagi orang lain”. Tandas Junior

“Saya termotivasi dari bapak mantan Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen yang memberikan bantuan diawal pembangunan Mesjid Al-Huda pada tahun 2018. Dari situlah saya bersama panitia pembangunan Masjid langsung musyawarah melakukan penggalangan dana”. Jelas Junior

Dikatakan Junior. Dirinya juga sangat mengapresiasi masyarakat Simangumban. Saya senang dan bangga bisa diterima oleh semua elemen masyarakat. Saya bertugas di Kecamatan Simangumban ini sudah hampir 5 tahun sebagai Bhabinkamtibmas di 8 desa.

Prinsipnya. Selama saya bertugas di Kecamatan Simangumban ini, saya akan terus memberikan hal hal yang baik dan terus memberikan pembinaan serta pemberdayaan kepada masyarakat”. Terangnya semangat (WB/KTN)

editor: ALDY/KTN

Bagikan :