WOW, Mirip Jaman Perbudakan, Polda Sumut Selidiki Temuan 4 Pria Babak Belur dalam Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Kabid Humas Polda Sumut, KOMBES (Pol) Hadi Wahyudi, Senin (24/01/2022)
Bagikan :

LANGKAT – Kliktodaynews.com||  PASCA terjaring OTT KPK, Polda Sumatera Utara sedang menyelidiki dugaan kerja paksa dan temuan kerangkeng khusus berisi 4 pria babak belur di rumah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-angin di Desa Raja Tengah, Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara.

“Polda Sumut sudah membentuk Tim bekerjasama dengan BNNP Sumut dan BNNK Langkat. Hasil penyelidikan Tim, berdasarkan informasi yang diterima kerangkeng itu sudah ada sejak 2012 sampai dengan OTT KPK”. Kata Kabid Humas Polda Sumut, KOMBES (Pol) Hadi Wahyudi, Senin (24/01/2022)

Juru bicara Polda Sumut ini menyebut terkait informasi dugaan kerangkeng tempat perbudakan modern sampai saat ini masih didalami. “Tim sedang bekerja, Informasi, keterangan dan fakta-fakta dilapangan semua sedang kita gali”. Sebutnya

Sebelumnya, Kapolda Sumut, IRJEN (Pol) RZ Panca Putra Simanjuntak, mengungkapkan kerangkeng yang ditemukan di dalam rumah Bupati Langkat itu digunakan sebagai rehabilitasi pecandu penyalahgunaan narkotika. “Dari hasil pendalaman, kerangkeng itu sudah berdiri selama 10 tahun,” Ungkap Kapolda

Baca Juga :  Kapoldasu Salurkan Bansos di Batu Bara

Namun, Panca menuturkan kerangkeng khusus yang dibuat Bupati Langkat di dalam rumahnya tidak memiliki izin karena dibuat secara pribadi. Lebih lanjut, ia menuturkan di dalam kerangkeng khusus didapati 3-4 orang dalam kondisi babak belur.

Dari hasil pendalaman kita, 3-4 orang yang berada di dalam kerangkeng khusus merupakan pecandu narkoba. Nantinya, mereka akan dipekerjakan di kebun sawit dan di rumah Bupati Langkat,” Pungkasnya.(LD/KTN)

Editor: Bay Kliktodaynews.

Bagikan :