Wakapolres Simalungun Menggelar Kegiatan Minggu Kasih di Gereja HKBP Rogate Bangun

Bagikan :

Simalungun – Kliktodaynews.com|| Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, Gereja HKBP Rogate Bangun menjadi lokasi diselenggarakannya kegiatan Minggu Kasih pada Minggu, 4 Februari. Berlokasi di Jalan Asahan KM 17, Nagori Bangun, Kecamatan Gunung Malela, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakapolres Simalungun, Kompol Hendrik Situmorang, MM, yang mewakili Kapolres Simalungun, Choky Sentosa Meliala, S.I.K., S.H., M.H.

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB, ditandai dengan kedatangan rombongan Wakapolres Simalungun ke gereja. Kemudian, acara berlanjut dengan ibadah Minggu yang disampaikan dengan khotbah berjudul “Nalom ni roha mida Jahowa margogoihon iba (Yesaya 40:21-31)”. Khotbah ini menginspirasi jemaat dengan pesan spiritual yang mendalam, mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan kekuatan dan harapan yang berasal dari iman kepada Tuhan.

Setelah ibadah, Wakapolres Simalungun, Kompol Hendrik Situmorang, MM, memberikan sambutan yang hangat sekaligus menyerahkan tali asih sebanyak 20 kotak kepada Pdt. Hana Simanungkalit, S.Th, pemimpin jemaat Gereja HKBP Rogate Bangun. Tali asih ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan kasih Polres Simalungun terhadap komunitas gereja.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama, menegaskan keakraban antara jemaat dan para tamu undangan. Turut hadir dalam kesempatan ini adalah jajaran pejabat dari Polres Simalungun, termasuk Kasat Binmas AKP Hengky Siahaan, SH, para kanit, serta personil Polsek Bangun. Kebersamaan ini juga diwarnai dengan partisipasi para sintua gereja dan sekitar 80 jemaat HKBP Rogate Bangun.

Baca Juga :  Perjalanan Salib Muda/i GKPI Jawa Tonga

Giat Minggu Kasih ini berlangsung dengan aman dan kondusif, menunjukkan kolaborasi dan sinergi yang baik antara kepolisian dengan lembaga keagamaan dalam membangun komunitas yang harmonis. Kehadiran Wakapolres Simalungun beserta rombongan pada acara ini juga menegaskan komitmen Polres Simalungun dalam mendukung kegiatan positif yang menguatkan tali persaudaraan dan kesatuan di tengah masyarakat.

Dalam sambutan yang terpenuhi kehangatan tersebut, Wakapolres Simalungun, Kompol Hendrik Situmorang, MM, menyampaikan pandangan dan harapannya mengenai kegiatan Minggu Kasih ini. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Simalungun dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif. “Kegiatan Minggu Kasih ini adalah manifestasi nyata dari komitmen Polri, khususnya Polres Simalungun, dalam memelihara suasana yang harmonis dan damai di tengah masyarakat,” ujar Wakapolres.

Lebih lanjut, Kompol Hendrik Situmorang, MM, mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta wadah untuk tukar pikiran antara masyarakat dengan pihak kepolisian Resor Simalungun. Dialog dan komunikasi yang terbangun diharapkan dapat mempererat hubungan dan meningkatkan pemahaman bersama tentang pentingnya menjaga ketenangan dan keamanan bersama.

Baca Juga :  PTPN IV Unit Kebun Tinjoan Sponsor Sosialisasi Bahaya Narkoba

Tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, kegiatan Minggu Kasih ini juga diharapkan dapat menjadi sarana untuk menebar kebaikan dan kepedulian sosial. Dengan menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada jemaat, Polres Simalungun ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari tugas kepolisian.

“Bantuan kemanusiaan yang kami serahkan hari ini semoga dapat meringankan beban dan memberikan kebahagiaan bagi para penerima. Ini adalah bentuk konkret dari peka sosial dan empati kami sebagai aparat penegak hukum terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Kegiatan Minggu Kasih ini mendapat sambutan positif dari para hadirin, menjadikannya contoh yang baik dari sinergi antara kepolisian dengan masyarakat demi menciptakan kondisi yang aman dan nyaman. Dengan harapan, melalui kegiatan-kegiatan serupa di masa mendatang, Polres Simalungun dapat selalu berada di hati masyarakat, menjaga dan merawat kebersamaan serta keharmonisan untuk kesejahteraan bersama.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan beribadah bersama, namun juga merupakan simbol dari kebersamaan, kasih, dan perhatian terhadap sesama, sejalan dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh agama dan kepercayaan.(tim/ktn)

Bagikan :