Puluhan Tahun Diabaikan, Masyarakat Tuntut Pembangunan Jalan

Bagikan :

Hutabayu Raja-Kliktodaynews.com Setelah sekian lamanya pemerintah setempat telah mengabaikan keluhan masyarakat terkait semakin parahnya kerusakan ruas jalan tepat dari Simpang Rihninggol Nagori Silak Kidir menuju ke arah Nagori Bahal Batu wilayah Kecamatan Hutabayu Raja yang berbatas dengan wilayah Nagori Boluk Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun.

Ratusan masyarakat berasal dari Nagori Boluk Kecamatan Bosar Maligas dan Nagori Bahal Batu, Raja Maligas I, Raja Maligas II dan Nagori Silak Kidir akhirnya turun ke jalan mengadakan aksi demo damai menyampaikan aspirasi atas beberapa tuntutan masyarakat kepada pemerintah setempat, Selasa (5/11/2019) sekira pukul 09.00 Wib. 

Aksi demo masyarakat melakukan konvoi dengan menggunakan kendaraan seadanya menyusuri jalan sepanjang 14 Kilometer yang mengalami kerusakan parah. Orator menyampaikan tuntutan aksi menggunakan alat pengeras suara dimulai dari nagori Bahal Batu menuju ke Kantor Kecamatan Hutabayu Raja.  

Safrudin Purba, tokoh masyarakat Nagori Bahal Batu Kecamatan Hutabayu Raja dalam orasinya menyampaikan adanya tiga tuntutan masyarakat setempat kepada pemerintah Kabupaten Simalungun. Ketiga tuntunan disebutkan yang pertama masyarakat mendesak agar pembangunan jalan dipercepat, kedua sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pengusaha yang berdomisili di wilayah Kecamatan Hutabayu Raja sekitarnya agar pemerintah melakukan peningkatan jalan yang semula berkelas IIIC diubah sesuai dengan kondisinya dan ketiga penimbunan jalan harus dilakukan melibatkan semua pengusaha setempat. 

Baca Juga :  Hati-hati Melintas, Dampil Jembatan Bah Ilang di Tiga Balata Longsor


“Bertahun tahun lamanya kami menderita akibat jalanan kampung kami rusak berat seperti ini. Kerusakan jalan dipastikan rusak berat akibat kurang pedulinya masyarakat dan menjadi lintasan truk bermuatan melebihi kapasitas, juga meminta agar pengusaha melakukan penimbunan lubang jalan sebagai bentuk tanggung jawabnya,” beber tokoh masyarakat Nagori Bahal Batu ini dalam orasinya di hadapan Uspika setempat.

Sementara, Suhandra dalam penyampaiannya menyebutkan, sejak kerusakan jalan ini sudah begitu banyak korban yang mengalami kecelakaan ringan dan berat bahkan berakibat meninggal dunia. Kondisi ini sangat menyulitkan bagi pelajar yang berdomisili di daerah ini untuk berangkat pergi dan pulang dari sekolah menuju ke Pematang Siantar atau ke Perdangangan Kecamatan Bandar. 

“Sudah tak terbilang lagi jumlah korban dan kerugian material diakibatkan kerusakan jalan ini, Bg. Pemerintah harusnya fokus memikirkan keluhan dan segera memberikan jalan keluar permasalahan kami masyarakat terutama kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Simalungun yang juga punya andil sebab mereka juga pengusaha sawit di sini,” tegas pria yang akrab dipanggil Andra.
Baca Juga :  Musorkab KONI Simalungun di Tunda


Bangun Sihombing Camat Hutabayu Raja yang baru dilantik tiga hari lalu ini menyampaikan terima kasih dan atas keluhan masyarakat di wilayah tugasnya menghimbau agar mendiskusikan permasalahan bersama dan segera menindaklanjuti aspirasi ke tingkat Pemerintahan Kabupaten Simalungun.

“Atas penyampaian aspirasi ini, saya ucapkan terima kasih dan segera menyampaikan keluhan masyarakat kepada pemerintah Kabupaten Simalungun secepatnya,” jelas Bangun Sihombing saat menerima kedatangan masyarakat di Kantor Camat Hutabayu Raja.

Tampak hadir dalam aksi damai masyarakat dari lima nagori dari wilayah Kecamatan Bosar Maligas dan Kecamatan Hutabayu Raja, Benfri Sinaga, Ucok Alatas Siagian Anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Kapolsekta Tanah Jawa Kompol J. Purba, Danramil 10/Balimbingan Kapten CHB BJ Tampubolon, seluruh staff kantor Camat Kecamatan Hutabayu Raja dan personil kepolisian Polsekta Tanah Jawa serta Koramil setempat. (RY/KTN)

Bagikan :