LRR dan FPM KEK Desak Kapolres Simalungunn Periksa Yang Terlibat Pelanggaran Prokes di PT. INL

Para peserta kerumunan jumat banyak tidak mengunakan masker
Bagikan :

Sei Mangkei-Kliktodaynews.com Terkait dugaan pelanggaran Protokol Kesehatan Jumat (5/2/2021) di Area PT. INL Sei Mangkei Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Lingkar Rumah Rakyat Joel Sinaga dan Ketua Forum Peduli Masyarakat Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Syawaluddin Sinaga desak Kapolres Simalungun melalui Kapolsek Bosar Maligas untuk menindak yang terlibat dalam kasus pelanggaran prokes sesuai dengan Maklumat Kapolri Sebelumnya Jenderal Drs. Idham Azis, M.Si.

Sebelumnya, Direktur PT.Industri Nabati Lestari(INL) Hasyim Toriq membiarkan dengan sengaja kerumunan massa tanpa menggunakan masker terjadi di area Perusahaan tersebut, dengan dalih senam bersama. jumat (5/2/2021)

Terlihat kerumunan lewat foto dan video di area lokasi perusahaan antara peserta senam dari luar manageman serta pihak management tidak menggunakan masker sesuai prokes.

Mereka terlihat foto bersama secara bekerumun, tidak ada terlihat masker menempel di tubuh mereka. FPM KEK Sei Mangkei sudah mengirimkan surat ke Menteri BUMN dan Dirut PTPN III terkait hal ini.

“iya sebab ini kawasan industri sekelas internasional, kalau hal begini tidak bisa di terapkan dan dilanggar pimpinan perusahaan tersebut, diduga petinggi perusahaan itu tidak layak memimpin di INL,”kata Joel Sabtu(6/2/2021)

Baca Juga :  Double J Coffee Perdagangan Ala Jalanan Nuansa Gedongan


Kami mendesak Kapolres Simalungun untuk memeriksa orang-orang yang terlibat dalam pelanggaran prokes tersebut. tambah Syawaluddin.

Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, belum memberikan tanggapan terkait hal ini, sama halnya dengan Kapolsek Bosar Maligas AKP August B Manihuruk belum memberikan tanggapan.

Terpisah sebelumnya, Forum Peduli Masyarakat Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Rabu(3/2/2021) mengajukan permohonan pertemuan menindak lanjuti audensi FPM KEK Sei Mangkei beberapa tahun lalu. anehnya, surat yang dilayangkan ke perusahaan mendapat balasan melalui telepon mengaku pihak PT. INL Selasa(2/2/2021) agar pertemuan anggota forum membawa surat Rapid Test.”iya pak agar dalam pertemuan membawa surat Rapid Test ya pak.kita ketat disini pak,”katanya.

Setelah kejadian ini Organisasi Masyarakat Kawasan tersebut berang dan melaporkan Pimpinan INL tersebut ke Menteri BUMN.(RUD/KTN)

Bagikan :