Digeledah Polisi Tidak ada Barbut, Pelaku Sabu ini Akhirnya….

Bagikan :

KARANG BANGUN – Kliktodaynews.com EFENDY alias Fendy (36) warga Huta IV Karang Bangun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, di ciduk Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Simalungun lantaran menyimpan/memiliki narkotika jenis sabu sabu, Kamis (18/02/2021) sekira pukul 11.00 WIB

“Pelaku di ringkus dari Pasar Melintang Nagori Karang Bangun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun”. Ujar Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK melalui Kasat Narkoba AKP Adi Haryono SH dalam rilis pers yang disiarkan Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim Sembiring SH.

Kata Lukman lebih lanjut. “Penangkapan berawal dari Laporan masyarakat melalui “Aplikasi Horas Paten Simalungun” yang menyebut di Nagori Karang Bangun (TKP) sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu sabu. Ujarnya Selasa siang.

Menyahuti laporan, Tim Opsnal Sat Res Narkoba bergerak ke lokasi melakukan lidik intai. Di situ petugas melihat seorang pria sesuai ciri ciri diinfokan. Pria yang mengaku sebagai Efendi ini langsung di sergap dan diamankan.

Penggeledahan badan terhadap di duga tersangka, petugas tidak menemukan benda benda berhubungan dengan narkotika”.

Baca Juga :  PSHT Ranting Sidamanik Laksanakan UKT


Petugas Tidak mau terkecoh Didampingi perangkat Desa (Gamot) setempat, petugas membawa Fendi kerumahnya. “Rumah pelaku di geledah”. Sebut Lukman.

Dari kamarnya petugas menemukan satu (1) buah kotak Entronstop, satu (1) kaca pirex berisi sisa bakar sabu berat kotor 1,20 (Satu koma Dua Puluh) gram.

Kemudian empat (4) buah pipet yang sudah dibengkokkan, satu (1) batang pipet, dua (2) buah Kompeng, dua (2) korek mancis, enam (6) bungkus plastik klip kosong serta dua (2) buah alat isap sabu/Bong

Di interogasi Efendi alias Fendi mengakui seluruh barang bukti yang diamankan dari dalam kamarnya adalah miliknya. “Pelaku sudah diamankan ke Kantor Sat Res Narkoba Polres Simalungun untuk diperiksa lebih lanjut guna pengembangan ungkap jaringan dan proses hukum berlaku”. Tutup Lukman Hakim (ALDY/KTN)

Bagikan :