DIDUGA AKIBAT SAKIT TIDAK KUNJUNG SEMBUH, DIANA GANTUNG DIRI AKHIRI HIDUPNYA

Bagikan :

SIMALUNGUN-KLIKTODAYNEWS.COM LAGI kasus gantung diri terjadi diwilayah hukum Polres Simalungun. Kemarin, Viktor Siahaan (77) warga Bosar Galugur Tanah Jawa, tewas gantung diri dengan seutas tali nilon, Minggu (15/3/2020) pukul 21.00 Wib,

Menyusul jarak sehari, Diana boru Lumban Tungkup (35) ibu rumah tangga, warga Huta Baruci Nagori Pematang Pane Kecamatan Panombean Pane Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, ditemukan tewas tergantung di duga bunuh diri di dalam rumahnya, Senin (16/3/2020) sekira pukul 10.00 Wib.

Kapolsek Panei Tongah AKP Juni Hendrianto melalui Kanitreskrim IPDA Bobi Wijayanto dalam rilis yang disiarkan Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim menjelaskan kronologi penemuan mayat ibu rumah tangga gantung diri tersebut.

Diana ditemukan tergantung di dalam rumah dengan dua helai kain syal selendang oleh putrinya Tiwi (6) murid TK, yang kemudian memberitahukan kepada saksi Tiomsi boru Nainggolan (72) warga yang sama, bahwa ibunya meninggal gantung diri.

Oleh Tiomsi, tragedi bunuh diri itu dilaporkan kepada perangkat desa (gamot) J Pakpahan (46) lalu meneruskan ke Polsek Panei Tongah.

Baca Juga :  UMKM Simalungun Lounching Rumah Oleh-oleh Simalungun


“Bersama gamot, mereka pergi ke rumah korban dan melihat Diana memang tergantung di duga sudah meninggal dunia. Kata Humas

Mendapat laporan, Kapolsek Panei Tongah AKP Juni Hendrianto didampingi Kanitreskrim IPDA Bobi Wijayanto beserta unit jajaran, Kanit Intelkam IPDA H Napitu dan unit, Kanit Provost AIPTU Erdo Purba serta Brigadir SPKT, BRIPKA E. Simbolon.

Tiba di lokasi, Polisi mendapati korban dalam keadaan tergantung dan di duga sudah meninggal, pihak Polsek melakukan koordinasi dengan dokter Puskesmas Panombean Pane dr Sri Eka Dewi beru Pinem untuk melakukan otopsi luar.

Hasil periksa medis. Didapati korban dalam keadaan tergantung dengan lidah menjulur Dari kelamin korban mengeluarkan cairan dan tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau penganiayaan. Terang Humas

Ditambahkan Humas. Terkait motif korban melakukan bunuh diri, di duga korban mengalami tekanan jiwa hingga merasa putus asa akibat penyakit yang dideritanya akibat menjalani operasi caesar pada Januari 2020 lalu.

Merasa ihklas serta menduga korban murni bunuh diri, pihak keluarga membuat pernyataan tidak keberatan dan permohonan untuk tidak dilakukan Otopsi terhadap jasad korban.
Baca Juga :  Banjir Genangi Rumah Warga Sumber Rejo


Dari TKP, pihak Polsek Panei Tongah mengamankan barang bukti dua (2) helai syal selendang warna orange motif bunga bunga dan syal warna abu abu motif kotak kotak. Tutup Humas diakhir penjelasan (ALDY/KTN)

Bagikan :