Boru Sidauruk Ditemukan Tewas Tersangkut di Aliran Sungai Bah Bolon

Bagikan :

Simalungun-Kliktodaynews.com BANGUN dini hari lalu keluar dari kamar, seorang ibu rumah tangga Bunga Rame Sidauruk (40) warga Pematang Pane Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, ditemukan nyangkut di aliran sungai Bah Bolon Huta Pematang Panei Desa Pematang Pane Kabupaten Simalungun, Kamis (06/05/2020) sekira pukul 09.00 Wib.

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK MSi melalui Kapolsek Panei Tongah AKP Juni Hendrianto dalam rilis pers yang disiarkan Kasubbag Humas AKP Lukman Hakim menjelaskan kronologi penemuan jasad boru Sidauruk tersebut.

Atas penemuan mayat istrinya, suami korban Ronaldo Purba (41) melalui keluarga melaporkan kejadian kepada pihak Polsek Panei Tongah. Sebut Humas

Mendapat laporan, Kapolsek Panei Tongah AKP Juni Hendrianto bersama unit jajaran terjun ke lokasi melakukan cek dan olah TKP.

Keterangan Ronaldo kepada penyidik mengatakan, empat hari belakangan, korban mengeluh penyakit asam lambung. Pada hari kejadian, sekira pukul 04.00 Wib korban terbangun lalu keluar kamar. Terang Ronaldo

Di tunggu. Namun korban tidak kembali masuk kamar. Ronaldo keluar mencari istrinya di sekitar rumah tapi tidak ditemukan. Penasaran. Ronaldo mencari keluar rumah dan melihat pintu pagar dalam kondisi sudah terbuka.

Baca Juga :  PERAYAAN NATAL BERSAMA PEMKAB SIMALUNGUN DAN MASYARAKAT, KAPOLRES SIMALUNGUN PERSEMBAHKAN LAGU PUJIAN "ENGKAULAH PERISAIKU"


Lelah mencari kemana mana tidak juga ditemukan. Hingga pukul 09.00 Wib tersiar kabar dari pengangkut pasir kepada perangkat desa setempat, ada menemukan mayat tersangkut di aliran Sungai Bah Bolon.

Kabar ini terdengar oleh Ronaldo. Dibarengi kecemasan dia bergegas ke lokasi penemuan mayat untuk memastikan. Ronaldo limbung histeris hampir tidak percaya. Ternyata benar, mayat itu adalah istrinya, Bunga Rame Sidauruk.

Di bantu warga, pihak Polsek Panei Tongah mengevakuasi jasad ke tepi sungai untuk di visum luar oleh tim medis Puskesmas setempat.

Selanjutnya jasad korban di bawa ke rumah duka untuk disemayamkan setelah pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak keberatan dan permohonan untuk tidak dilakukan otopsi pada jasad.

Terkait motif kematian korban. Diduga korban meninggal karena mengalami sakit asam lambung dan merasa gerah lalu pergi ke sungai untuk mandi dan korban terpeleset lalu hanyut terbawa arus sungai. Tutup Humas (ALDY/KTN)

Bagikan :