Aneh, Pembangunan Portal di Kabupaten Simalungun Menggunakan 1 Tiang dan 2 Tiang, Dinas Perhubungan Dinilai Tidak Komit

Bagikan :

Simalungun – KliktodayNews.com||Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Simalungun terkesan tebang pilih dan tidak komit dengan hasil sosialisasi yang dilaksanakan di balai Kecamatan Tanah Jawa, kabupaten Simalungun.

Menurut masyarakat dinas perhubungan seharusnya memperbaiki infrastruktur jalan baru dilaksanakan pemasangan portal.

Lebih lanjut, menurut warga yang tak ingin namanya disebutkan menambahkan proyek pemasangan portal terkesan dipaksakan dan menghabiskan anggaran yang peruntukannya kurang tepat.

“Pemasangan portal di jalan kabupaten Simalungun tidak merata sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Keluhan tersebut juga disampaikan beberapa pengusaha transportasi yang mengikuti sosialisasi di balai kecamatan Tanah Jawa,” terang pria berambut ikal kepada kliktodaynews.com.

Portal Di Nagori Balimbingan

Sebelumnya diketahui pihak Dinas Perhubungan kabupaten Simalungun dalam sosialisasinya, akan melakukan pemasangan portal apabila jalan dinilai sudah layak digunakan dan sudah diperbaiki.

Namun pada faktanya di lapangan sebagian diportal dan sebagian tetap dipasang walaupun kondisi jalan masih dalam keadaan rusak parah.

Contohnya pemasangan portal di jalan menuju nagori Bahkisat kondisi jalan dalam keadaa rusak parah, yang anehnya jalan menuju Nagojor hanya berdiri tegak mengunakan satu tiang.

Baca Juga :  Hari Idul Adha 1442 H, Polres Simalungun Kurban 7 Ekor Sapi dan 3 Ekor Kambing

Warga lainnya yang merupakan tokoh masyarakat Tanah Jawa, sangat menyayangkan pemasangan portal terkesan tebang pilih dalam pemasangan portal.

“Kenapa sebagian jalan menuju nagori Bahkisat harus diportal sedangkan jalan ke Bah Jambi hanya 1 yang berdiri tegak,” ucap Turnip.

“Apakah karena jalan ke Bahkisat itu sudah dianggap bagus sedangkan jalan menuju Bah jambi hanya 1 tiang berdiri? Apakah karena jalan itu menghubungkankan ke PKS PTPN 4 Bah jambi sehingga Dinas Perhubungan sepertinya tutup mata,”imbuh Turnip.

Kadis Perhubungan diduga kuat tebang pilih daerah lokasi pemasangan portal dan diduga Kadis perhubungan tidak bernyali lakukan pemasangan portal di daerah Saribu Asih kecamatan Tonduhan dan daerah nagori Silakkidir menuju Parbutaran kecamatan Hutabayu Raja.

Sementara, Sastra Joyo Sirait yang juga sebagai ketua partai Gerindra yang menjabat wakil ketua DPRD Simalungun saat dimintai tanggapan terkait pemasangan portal lebih memilih diam dan tidak mau berikan komentar. (BS/KTN)

Bagikan :