Ini Penjelasan Kasatpol PP soal Penurunan Banner Ganjar Pranowo di Pematang Siantar

Bagikan :

Siantar-Kliktodaynews.com|| Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota Pematang Siantar, Pariaman Silaen melalui Kepala Diskominfo Kota Pematang Siantar Johannes Sihombing angkat bicara terkait pencopotan banner Ganjar di kota Pematang Siantar.

“Terkait pencopotan banner Ganjar, Satpol PP melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai aturan tanpa intervensi siapapun,” sebut Johannes dalam ketetangannya kepada kliktodaynews.com, Sabtu (11/3/2023).

Johannes mengungkap bahwa berdasarkan hasil zoom antara Mendagri, jajaran Bawaslu Pusat dan daerah, turut diundang Satpol PP bahwa sudah menjadi tugas dan fungsi Satpol PP menertibkan atribut/tanda gambar peserta pemilu sebelum masa kampaye.

Lebih lanjut, Johannes menambahkan penertiban yang dilakukan Satpol PP terhadap gambar peserta pemilu bukan hari ini saja.

“Bukan hari ini saja dilakukan penertiban tanda peserta pemilu, semua yang tidak sesuai ketentuan terkhusus di zona rumah ibadah, instasi pemerintah dan pendidikan ditertibkan,” tegas Johannes.

Sebelumnya, aksi pembersihan terhadap banner bergambar Ganjar Pranowo, dengan tulisan Tuanku ya Rakyat #IndonesiaTangguhRakyatSejahtera yang dipasang di sepanjang jalan dilakukan oleh Satpol PP Kota Pematang Siantar Sabtu (11/11) pagi.

Baca Juga :  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pematang Siantar, Ini Pesan Wali Kota Susanti

Hal tersebut pun bertepatan dengan kunjungan Ganjar Pranowo yang maju sebagai Calon Presiden di Kota Pematang Siantar.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pematang Siantar, Timbul Sangat mengesalkan penurunan banner Ganjar tersebut. Karena menurutnya telah ada kesepakatan stake holder bahwa tanggal 8-11 itu urusan partai untuk menurunkannya.

Timbul juga menjelaskan atas kejadian itu, kader partai PDIP dan partai pengusung lainnya pertanyakan sikap pemko.

“Massa marah, itu bentuk kecintaan warga kepada ganjar, kami yakin rakyat lebih. cerdas menilai kondisi saat ini,” sampainya.

Kejadian ini pun akan disampaikan kepada wali kota.

“Kita langsung pertanyakan kepada walikota. Saya telpon belum diangkat dan di whats app belum balas,”sampainya. (wk/KTN)

Bagikan :