Ruko Meledak Di Medan 2 Anak Tewas dan 5 Orang Dewasa Terluka

Lokasi Ledakan Ruko Di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan
Lokasi Ledakan Ruko Di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews Sebuah ledakan terjadi di salah satu rumah toko berlantai tiga di Jalan Kruing, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Medan, Kamis (11/4/2019) malam.

Tiga ruko hancur akibat ledakan tersebut.Akibat ledakan tersebut 2 Anak tewas dan 5 orang dewasa terluka. Korban yang selamat di rawat di RS Royal Prima dan Advent.

Informasi detail korban yang didapat

-1. Rahma Efendi, 43 th, Pemilik Sate Kerang Rahma , Alamat Toko Sate Kerang Rahmad Jl.Kruing No.3d

Mengalami Luka Bakar pada seluruh bagian Tubuh Korban dan saat ini masih dalam penangan Pihak Rumah Sakit Royal Prima

2. Ibu Nurmala Dewi Istri Dari Rahmad Efendi 37 th, Alamat Toko Sate Kerang Rahmad Jl.Kruing No.3d mengalami Luka Bakar pada bagian Tubuh Korban dan saat ini masih dalam penangan Media Pihak RS Royal Prima

3. Tria 24 Tahun, Perempuan. Mengalami Luka di kepala.

4. Jafier, laki-laki 10 Thn ( Meninggal Dunia)

5 Eren, Laki-laki, 2 Tahun (Meninggal Dunia)

6. Forina wati Jl kruing no 3 c ( rawat jalan.)

Baca Juga :  Delapan Kali Beraksi, Pelaku Curanmor Di Dor Pegasus Polsek Patumbak


7. frasiska natalia . Jl kruing no 3 c ( rawat jalan.)

8. Natalia Jl kruing no 3 c ( rawat jalan.)

Menurut keterangan saksi An. Nama irma, 19 tahun, ada alamat batubara, karyawan di Sate Kerang Rahmat Jl. Krueng No 3 D, Pukul 18.00 Wib dengan suara ledakan saksi An. irma keluar dari kamar yang berada di lt. Keluar melihat pak Rahmat dan buk dewi turun dari tangga dalam sudah terluka bakar.

“Sebelum kejadian, paginya sudah ada kerusakan pada gas tanam,” kata Irma.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengatakan, tim gabungan terdiri dari Labfor Polri Cabang Medan, Brimob, Basarnas, dan pemadam kebakaran sudah menyisir lokasi untuk mencari apakah masih ada korban lain.

Dari hasil pengecekan menggunakan detektor milik Perusahaan Gas Negara (PGN), diketahui sekitar lokasi masih ada gas. “Penyebab utamanya, kita tunggu hasil tim labfor. Tapi dari detektor menunjukkan di sini masih ada gas. Kami mengimbau masyarakat tidak mendekati TKP, masih ada gas yang berbahaya, kalau dipicu panas akan terjadi kebakaran,” kata Dadang, Kamis malam di lokasi kejadian.
Baca Juga :  Viral..Kartu TOL BRIZZI BRI Yang Dibeli Di Pinggir Jalan Teryata Palsu


Pihaknya sudah melakukan sterilisasi radius 10 meter di depan ruko yang hancur. Ruko itu juga sudah dikosongkan. Tim gabungan melakukan penyisiran dari luar dan belakang gedung. Sebab, kalau dari depan, tiang-tiang penopang bangunan sudah rapuh.

Sumber : Kompas.com

Editor : JS

Bagikan :