Ruas Jalan Desa Lalang Retak

Bagikan :

Batu Bara – Kliktodaynews.com|| Proyek peningkatan ruas jalan Rigid Beton yang dikerjakan oleh penyedia jasa Cv. Bangun Jaya Cemerlang, senilai Rp. 880. 672. 644,52 bersumber dari dana BKP Kabupaten Batu Bara T. A 2022 kembali di soal akibat ruas jalan telah diduga mengalami keretakan. Kamis (10/11/2022)

Pantauan dilokasi pada hari selasa tanggal (08/11/2022) pengerjaan proyek tersebut sangat diragukan kualitas rijid BetonNya. Sebab ada 5 (lima) titik badan jalan tersebut telah alami keretakan melintang dari pinggir ke pinggir.

Lanjutnya, jika dilihat dari retaknya itu menurut awak media ini ruas jalan itu tak berumur panjang atau tak akan bertahan lama yang baru selesai dikerjakan.

Sebelumnya Pembangunan Rigid Beton yang berada di Jalan Rahmadsyah Desa Kampung Lalang Kec Tanjung Tiram itu juga sempat di soal warga.

Pasalnya peningkatan ruas jalan tersebut dengan No. Kontrak : 2357676/PK/PPK/SP/DPUTR-BB/2022, pembangunan Rigid Beton dilakukan diatas bangunan yang lama tanpa dilakukan pemerataan badan jalan oleh pihak penyedia jasa dan atau Kontraktor.

Baca Juga :  Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Tanjung Tiram Keluhkan Pelayanan PLN

Samping itu, proyek ruas jalan itu, dinilai progres pengerjaannya tidak mengedepan kepentingan masyarakat.

Demikian juga bagi warga setempat tidak dibenarkan melintas diareal proyek yang sedang dalam pengerjaan, seharusnya pihak pimpro memberikan ruang jalan untuk masyarakat.

Hal ini sempat di protes warga
Desa Kampung Lalang Tanjung Tiram, kegiatan yang dilaksanakan Cv BJC. Pasalnya tidak diperbolehkan melintas diareal jalan tersebut.

Tambahnya penduduk desa kampung lalang, mengucapkan semoga saja bulan ini sampai desember tahun ini, kami tidak kebanjiran.

Walaupun tidak ada pembuatan bangunan leaning, cetus mewakili warga kampung lalang.

Selain itu, pekerja tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) K3

Terpisah, Dinas PUTR dan PPK Batu Bara serta konsultan perencana, konsultan pengawas dan penyedia jasa, tidak satupun bertanggungjawab dikonfirmasi oleh rekan-rekan media, semua terkesan tutup kuping dan tutup mata. (STAF07/KTN)

Bagikan :