Proyek Tembok Penahan Gelombang di Pantai Bunga Dinilai Mubajir

Bagikan :

Batu Bara – Klikyodaynews.com Proyek Pembangunan Tembok Penahan Gelombang Air Pasang yang di Bangun di Pantai Bunga Desa Bandar Rahmat Kecamatan Tanjung Tiram, Menelan Mata Anggaran sebesar Rp 7,8 Milyar Untuk Mengantisipasi Abrasi dan Banjir (Rob). Proyek ini dinilai tidak Bermanfaat untuk Mengantisipasi, Malah Bisa Membahayakan Masyarakat Sekitar.

” Pasalnya, proyek tembok penahan gelombang air pasang pantai yang ada di desa bandar rahmat itu diduga pemborosan anggaran APBD batu bara.

Menurut herman, Batu grip itu sebaiknya pemdakab batu bara menganti dengan pohon endemik yang telah terbukti bisa membantu meredam ganasnya gelombang

Adapun jenis pohon yang bisa dijadikan ‘benteng vegetasi’ itu di antaranya cemara udang yang terbukti cukup efektif menahan efek gelombang, dan pohon bakau juga bisa membantu menahan Abrasi.

Herman meminta jenis tanaman itu, yang saat ini telah ada agar dilindungi dan tidak ditebang. Pihak yang mencoba menebang harus diberi sanksi tegas”harap herman. (STAF07/KTN)

Bagikan :
Baca Juga :  Waw, Usaha Tambak Udang Dengan Penyertaan Modal BUMDES Nenas Siam TA. 2018 Diduga Fiktif