Lowongan NASA, Cukup Tidur 2 Bulan Bergaji Ratusan Juta

Lowongan NASA Ini Bergaji Ratusan Juta, Cukup Tidur 2 Bulan .
Lowongan NASA Ini Bergaji Ratusan Juta, Cukup Tidur 2 Bulan .
Bagikan :

Kliktodaynews NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA) sedang mencari orang yang mau tidur selama 2 bulan. Bayarannya cukup menggiurkan, sekitar 16.500 euro atau $18,522 jika dirupiahkan sekitar Rp 263,8 juta.

Riset ini dinamai Agbresa, singkatan untuk Artificial Gravity Bed Rest—European Space Agency, atau Tempat Tidur Gravitasi Buatan — Badan Antariksa Eropa.

Tujuan riset tersebut adalah mempelajari bagaimana tubuh manusia berubah dalam kondisi tanpa berat seperti di luar angkasa. Berbaring di kasur adalah simulasi kondisi tersebut.

Berdasarkan penelitian ini, ilmuwan akan mengembangkan teknik untuk meminimalisir efek negatif bagi astronot saat di luar angkasa. Sehingga diharapkan mereka tidak perlu lagi menghabiskan terlalu banyak waktu berolahraga untuk menangkal dampak buruk gravitasi mikro.

Penelitian ini dilakukan di fasilitas pusat bernama “:envihab” (environment dan habitat) di Cologne, di mana para peserta, yang terdiri dari 12 pria dan 12 perempuan, akan menghabiskan 60 hari berturut-turut di tempat tidur selama total 89 hari studi, termasuk waktu ekstra untuk persiapan dan pemulihan. Aktivitas makan, mandi dan ke kamar mandi, wajib dilakukan dalam kondisi terbaring. Masing-masing partisipan disediakan ruang privat dan ranjang yang bisa dinaikturunkan.

Tim ahli akan memilihkan makanan untuk mereka agar tetap terjaga berat badan maupun nutrisi yang masuk ke tubuh. Namun sesekali, mereka diperbolehkan makan enak seperti kue manis, mungkin agar tidak terlampau bosan.

Sambil berbaring di tempat tidur, beberapa pria dan perempuan akan menjalani sesi harian dalam “sentrifugal manusia” yang berputar seperti komidi putar untuk menciptakan kekuatan yang mensimulasikan gravitasi. Ketika peserta tidak berputar, mereka akan dikenakan tes fungsi kognitif, pengambilan darah dan biopsi otot.

Partisipan yang dicari untuk riset ini diharuskan dalam keadaan sehat dan berusia antara 24 sampai 55 tahun yang bukan perokok untuk berpartisipasi dalam penelitian ini, menurut situs web penelitian. Peserta harus bisa berbahasa Jerman.

Sumber : CNN

Bagikan :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*