Toilet Lapangan Horbo Berbau Pesing dan Jorok, Sedangkan Toilet Yang Dibangun Menggunakan Anggaran Ratusan Juta Rupiah Selalu Digembok

Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews.com Lapangan Horbo yang terletak di Jalan Farel Pasaribu, Siantar Marihat ini merupakan salah satu tempat favorit masyarakat kota Siantar untuk melakukan kegiatan olah raga.

Berbagai fasilitas yang tersedia di Lapangan Horbo selain digunakan untuk bermain bola, jogging track, ada juga tersedia beberapa alat fitness dan toilet yang dapat digunakan masyarakat secara gratis.

Kliktodaynews.com menyambangi tanah lapang Horbo pada hari Minggu (07/7/2019) sekitar pukul 16.45 Wib dan melihat fasilitas Toilet umum tidak layak pakai, dimana pintu rusak, gelap dan berbau.

Disisi lain ada toilet umum di lokasi yang sama di lapangan horbo yang berdiri menggunakan anggaran ratusan juta rupiah dari uang rakyat tampak tergembok dan tidak bisa digunakan masyarakat umum yang sedang berolah raga. Kalau hanya untuk sekedar buang air kecil laki-laki bisa saja mencari “alternatif”, di sudut bangunan kosong atau di bawah pohon. Hal ini menjadi tidak mudah bagi kaum wanita. Dan bagaimana pula kalau mau buang air besar (BAB)?

Baca Juga :  Lobang Dijalan MH Sitorus Depan Rumah Dinas Walikota Mengancam Keselamatan Pengendara Motor


Menurut Berlin (24) seorang warga yang sedang mengadakan gerak jalan di lapangan horbo kepada media ini “toilet umum sangat tidak layak pakai bang, abang liat aja itu, siapa yang tidak takut masuk ke toilet itu, pintunya aja tak ada, gelap dan berbau. Kalau mau buang air kecil atau besar terpaksa pulang ke rumah lagi bang” ungkapnya.

Masih menurut warga br.Siregar, “ada memang kuliat toilet disudut sana bang, semenjak dibangun tidak bisa digunakan, selalu digembok, kek manalah itu bang ?padahal itu dibangun dari uang rakyat”. “Saya sempat bingung dan susah cari wc untuk buang air kecil. Ada disediakan disitu, tapi terkunci. Banyak sekali para pengunjung lainnya kesusahan buang air kecil. Kalau bagi bapak-bapak enak, kalau kebelet kencing tinggal buang di mana saja tak terlalu masalah” ungkap Br.Siregar.

Dewi(27) dan Johana (25) warga lain mengatakan “setiap hari saya rajin berolah raga disini bersama anak dan teman-teman”, Kami sebagai warga yang sering menggunakan lapangan sebagai tempat berolah raga menjadi kesusahan kalau kebelet buang air kecil. Masih menurut Dewi “seharusnya pemerintah sering memperhatikan dan lebih peka terhadap fasilitas umum yang ada di kota siantar ini dan berharap supaya toilet umum yang berada di lapangan dibuka , nggak usah di gembok”. Kalaupun dibuka dan ada kutipan untuk perawatan ya nggak papalah ungkapnya mengakhiri pembicaraan. (JOS/KTN)
Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan di BP2KB, Kusdianto Perkenalkan Diri sebagai Plh Sekda

Bagikan :