Rawan Narkoba, BNN Razia Warnet di Siantar, Test Urine 10 Pengunjung Positif

Bagikan :

PEMATANGSIANTAR – Kliktodaynews.com||   DIPIMPIN Kepala Seksi (Kasi) Pemberatasan KOMPOL Pierson Ketaren SH bersama Kasubbag Umum Joko Rona Athur Sirait SSi, Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pematangsiantar seser lokasi rawan penyalahgunaan narkotika di dua lokasi di kota Pematangsiantar, Rabu (16/06;2021)

KOMPOL Pierson Ketaren melalui Kasubbag Umum BNNK Pematangsiantar Joko RA Sirait membenarkan pihaknya merazia Warung Internet di jalan Mojopahit Bawah dan Jalan Gotong Royong kota Pematangsiantar, “Ya, benar kita melakukan razia tadi pagi sekitar pukul 10.30 WIB,” Sebutnya.

Dikatakan Joko lagi. Razia yang digelar  menyeser di duga tempat rawan penyalahgunaan narkoba. “Di Warnet jalan Mojopahit dilakukan penggeledahan badan dan test urine kepada setiap pengunjung”

“Kita lakukan test urine terhadap 17 pengunjung warnet itu. Sepuluh orang diantaranya Positif penyalahguna narkotika,”

“Di Warnet jalan Gotong Royong Parluasan Kecamatan Siantar Utara dilakukan test urine terhadap empat pengunjung hasilnya Negatif penyalahguna narkotika”. Ungkap Joko Sirait

Kepala BNNK Pematangsiantar, Drs Tuangkus Harianja MM saat ditemui dikantornya mengatakan razia rutin akan terus dilakukan BNN ke lokasi yang dianggap rawan Narkoba.

Baca Juga :  Jajaran Polres Pematangsiantar Antar Wakapolres KOMPOL Dolok Panjaitan SH ke Gerbang "Purba Bhakti"

“Razia sebagai tindakan preventif dan edukasi kepada warga mengenai P4GN. Dengan demikian penyalahgunaan narkoba di Kota Pematangsiantar dapat berkurang sehingga tercipta keadaan yang kondusif serta bersih dari penyalahgunaan narkoba”. Ujarnya

Terkait 10 pengunjung Warnet yang didapati terpapar positif penyalahguna narkoba, Tuangkus Harianja mengatakan, “Semua sudah diboyong ke Kantor BNNK Pematangsiantar untuk proses rehabilitasi rawat jalan”. Ujarnya

Dalam kesempatan itu Tuangkus menyampaikan harapannya, “agar Pemko Pematangsantar dapat menyediakan tempat rehabilitasi bagi para pelaku pengguna narkotika”. Katanya sangat berharap  (TIM/KTN)

Bagikan :