LRR Indonesia Kota Siantar Menolak Konser Shaggydog Diadakan di Tanah Lapang Horbo

Lapangan Horbo Yang Terletak Di Jl.Farel Pasaribu Digunakan Masyarakat untuk Berolah dan Raga dan Anak-Anak Bermain
Lapangan Horbo Yang Terletak Di Jl.Farel Pasaribu Digunakan Masyarakat untuk Berolah dan Raga dan Anak-Anak Bermain
Bagikan :

Pematangsiantar-Kliktodaynews.com Sabtu (24/08/2019) Kota Pematangsiantar akan dihadiri Band Shaggydog. Konser band tersebut akan digelar di Lapangan Horbo, Jl.Farel Pasaribu, Kecamatan Siantar Marihat.

Lapangan Horbo merupakan tempat favorit masyarakat Siantar setiap harinya untuk berolah raga. Miliaran dana dikucurkan disana untuk pembangunan tribun dan fasilitas kamar mandi, wahana olah raga, rumputnya mulai tumbuh bagus, jalan tempat jogging dikhawatirkan akan rusak kembali .

Direktur Lingkar Rumah Rakyat Indonesia ( LRR ) Kota Siantar Bangun Pasaribu yang juga merupakan warga Farel Pasaribu menolak keras penggunaan lapangan horbo digunakan untuk konser musik .

Bangun Pasaribu mengatakan “Dampak pertama yang ditimbulkan, terutama jika Lapangan Horbo digunakan untuk konser musik atau kegiatan serupa lainnya yang mendatangkan banyak masa biasanya adalah rusaknya rumput, dan fasilitas pendukung lain seperti tribun dan tempat jogging dan fasilitas lainnya”.

“Rumput menjadi salah satu sektor yang rawan rusak karena tidak didesain untuk menampung beban yang terlampau besar”. Padahal pertunjukan musik selalu menggunakan panggung cukup besar dan masih ditambah dengan kehadiran banyak pengunjung yang menginjak-injak rumput lapangan.

Baca Juga :  PLN Siantar : Beberapa Mesin Pembangkit Listrik Mengalami Gangguan


Efek buruk selanjutnya yang muncul tentu saja kepentingan kelompok atau pihak lainnya yang terganggu. Padahal sesungguhnya, kelompok yang kepentingannya diganggu akibat terjadi pergeseran fungsi Lapangan Horbo itulah yang sesungguhnya lebih berhak dan membutuhkan untuk memakai lapangan horbo untuk tempat olah raga. Kelompok yang paling dirugikan ini adalah masyarakat sekitar dan masyarakat yang menggunakan kegiatan olah raga sehari-hari.

Masih menurut Bangun”kita harus belajar dari konser sebelumnya, sehari setelah konser, kondisi lapangan menjadi tidak karuan karena terjadi kerusakan parah di bagian rumput dan sampah dimana-mana.

Saya berharap kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar dan Dinas Terkait agar Konser tersebut dipindahkan ke tempat yang lain, karena tempat tersebut sudah nyaman untuk masyarakat tempat berolah raga. (JOS/KTN)

Lapangan Horbo Yang Terletak Di Jl.Farel Pasaribu Digunakan Masyarakat untuk Berolah dan Raga dan Anak-Anak Bermain
Bagikan :