Jumlah Titik Parkir di Siantar Rawan Manipulasi

Bagikan :

PEMATANGSIANTAR – Kliktodaynews.com Jumlah titik parkir yang yang berada dikawasan Pematang Siantar diduga dari jumlah titik yang dilaporkan oleh pihak Dinas Perhubungan Kota Siantar sarat akan manipulasi. Karena jumlah yang dilaporkan disinyalir tidak sesuai dengan yang dilapangan.

“Ada sekisar 115 titik parkir. Untuk titik parkir malam ada delapan titik. Jadi sesuai informasi yang kita dapat bahwa jumlah titik parkir yang disampaikan oleh Dinas Perhubungan ke DPRD ada sekitar 123 titik. Namun pada kenyataannya, masih banyak titik parkir yang tidak dimasukkan,” ujar BAP (inisial.red) salah satu warga Kota Siantar, Sabtu (10/4/2021).

Masih kata BAP, Jumlah titik-titik parkir yang disampaikan oleh Dishub bisa dikatakan tidak merata. Seperti di halnya sesuai data yang mereka himpun dilapangan. Sangat jauh berbeda seperti yang mereka laporkan ke dewan perwakilan rakyat daerah kota Pematangsiantar.

“Kalau kita melihat data yang disampaikan, maka ada dugaan kalau jumlah titik parkir terkesan ada manipulasi. Sebab jika dichek ke lapangan, mungkin jumlah tersebut sangat jauh perbedaannya dengan data yang ada di Dishub”, beber BAP.

Baca Juga :  Sembilan Dewan Pengawas Tiga Perusahaan Daerah Siantar Diharapkan Meningkatkan PAD


Masih kata BAP, Setoran retribusi parkir dibeberapa titik juga patut dipertanyakan. Pasalnya, ada beberapa setoran parkir yang ditetapkan, bertolak belakang dari potensi di lapangan. Sebagai contoh, parkir dari simpang jalan MH.Sitorus sampai simpang Jalan Padang Sidempuan dan ada beberapa titik parkir lainnya yang diduga tidak masuk PAD kota Siantar.

Beberapa titik parkir lainnya pengutipan retribusi seperti di Taman Hewan Jl. Gunung Simanuk Manuk No.2, Teladan, kliktodaynews com mendapatkan informasi parkir mobil di patok sebesar Rp.25 ribu rupiah. Sementara di laporan PAD nilai potensi Rp.80 ribu rupiah.

Kadishub Kota Siantar, Esron Sinaga ketika dihubungi via seluler enggan menggangkat meskipun terdengar nada suara. Pesan yang dilayangkan melalui aplikasi WhatsApp sama sekali tak mendapat balasan. (TOM/KTN)
Bagikan :