Ikut Penataran Kader Bela Negara, Pelajar Diminta Siap Berikan yang Terbaik

Bagikan :

Pematangsiantar- Kliktodaynews.com Penataran Kader Bela Negara Kodam I Bukit Barisan (BB) TA 2019 ditutup. Upacara penutupan dipimpin Walikota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM, di Lapangan Rindam I/BB, Jumat (3/5).

Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para peserta penataran.

“Semoga dengan selesainya penataran ini, para pelajar mampu menumbuhkan semangat dalam melaksanakan peran dan tanggungjawabnya selaku generasi muda yang siap memberikan yang terbaik di setiap langkah dan tindakan di mana pun berada,” katanya.

Disebutkannya, masa depan bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda bangsa ini. Karena itu, setiap pemuda Indonesia, baik yang masih berstatus mahasiswa maupun yang sudah menyelesaikan pendidikan, merupakan faktor penting yang sangat diandalkan oleh bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan memertahankan kedaulatan bangsa dan negara.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam upaya mewujudkan cita-cita dan mempertahankan kedaulatan bangsa dan negara, tentu menghadapi banyak permasalahan, hambatan, rintangan, dan ancaman. Oleh karena itu para pemuda dan mahasiswa serta pelajar harus memiliki kemampuan dan semangat serta tanggungjawab yang dilandasi rasa kebangsaan, cinta tanah air, dan kesadaran bela negara yang kuat dalam rangka menghadapi permasalahan.

Baca Juga :  Polres Pematang Siantar Menangkap Pelaku Pembunuhan Driver Ojol Viky Damanik


“Saya mengharapkan, dengan waktu yang relatif singkat, para peserta penataran sudah menguasai materi yang disampaikan oleh pelatih. Sehingga hasil yang diraih dapat menumbuhkan disiplin dan tanggung jawab, serta dapat menjadi contoh teladan di lingkungan masing-masing,” sebutnya lagi.

Dengan berakhirnya penataran, ia berharap para peserta dapat menjaga dan memelihara kemampuan dasar yang sudah diberikan oleh pelatih.

“Jangan pernah berhenti untuk terus belajar dan berlatih, guna meningkatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan. Sebab ilmu yang diperoleh dari penataran ini hanya sebagai modal dasar. Selanjutnya harus dikembangkan sesuai profesi masing-masing,” imbaunya.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Danrem 022/Pantai Timur, Danrindam I/Bukit Barisan, Dandim 0207/Simalungun, Kapolres Simalungun, Kapolres Pematangsiantar, Danyon 122/Tombak Sakti, Kacab Disdik di jajaran Provinsi Sumatera Utara, serta para kepala sekolah. (Red/JS)

Bagikan :