Becek dan Berbau, Ini Reaksi Asner Usai Kunjungi Pasar Horas

Bagikan :

Pematangsiantar – Kliktodaynews.com Sejumlah pedagang yang ada di Pasar Horas berharap banyak kepada Ir Asner Silalahi MT dalam hal pembenahan pasar sehingga kesemrawutan yang terjadi selama ini dapat diatasi. Harapan itu dikemukakan pedagang saat Calon Wali Kota Pematangsiantar tersebut berkeliling di sana, Jumat (5/12/2020).

Di tengah sambutan hangat pedagang kepada Asner Silalahi, mereka menyampaikan juga masalah atap atau kanopi di antara gedung sangat tidak memadai sehingga saat musim hujan, jalur penghubung antara gedung seperti gedung I ke gedung II terguyur. Hal ini menciptakan becek dan memunculkan genangan air pada titik tertentu.

Kondisi sekarang ini pun pedagang selalu mencium bau tidak sedap lantaran setiap saluran air atau drainase tersumbat. Menurut pedagang, becek dan bau tidak sedap jelas mengganggu aktivitas, yang membuat pembeli tidak betah singgah bahkan sampai-sampai enggan datang.

Sejumlah harapan lain disampaikan pedagang dan tak kalah penting pedagang sangat berharap kelak tidak ada penggusuran. Namun pedagang tetap setuju dengan adanya pembenahan sehingga Pasar Horas lebih layak lagi.

“Kalau becek, bau dan semrawut pasti menyulitkan pedagang menjual dagangannya. Yang jelas pedagang mendukung pembangunan lebih kebaikan pedagang juga,” kata salah seorang pedagang yang mengaku boru Butar-butar.

Bagi pedagang, sampah pun menjadi permasalahan besar dan dibutuhkan penanganan lebih maksimal dengan konsep baik sehingga sampah tidak berlama-lama berada di sekitar pedagang. “Mungkin saja ditingkatkan pengangkutan sampah mengingat sampah dari pasar cukup banyak,” ucap pedagang lainnya dengan akrab.

Sementara Asner Silalahi mengaku siap membenahi Pasar Horas agar para pedagang nyaman berjualan. Tentunya harapan pedagang bisa terealisasi ketika pada 9 Desember 2020, masyarakat memberikan kepercayaan kepada Pasangan Ir Asner Silalahi MT dan dr Susanti Dewayani sebagai kepala daerah.

Asner Silalahi mengatakan bahwa di tengah persangingan sekarang ini, pedagang harus dibekali melek teknologi, kemasan dan lainnya agar memiliki daya saing. “Yang perlu ditata bukan hanya gedungnya tapi konsep lainnya kita pikirkan seiring dengan perkembangan teknologi,” jelasnya kepada pedagang.(TIM/KTN)

Bagikan :