Warga Desa Sisarahili Huruna, Rindukan Pembangunan Infrastruktur dan Aliran Listrik

Warga masyarakat Desa Sisarahili Huruna, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara berpartisipasi bergotongroyong atas kesepakatan bersama agar akses jalan yang mereka tempuh mudah dilalui oleh masyarakat karena sejak dulu sampai sekarang belum tersentuh pembangunan. Senin (20/07/2020).
Warga masyarakat Desa Sisarahili Huruna, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara berpartisipasi bergotongroyong atas kesepakatan bersama agar akses jalan yang mereka tempuh mudah dilalui oleh masyarakat karena sejak dulu sampai sekarang belum tersentuh pembangunan. Senin (20/07/2020).
Bagikan :

Nias Selatan – Kliktodaynews.com Warga masyarakat Desa Sisarahili Huruna, Kabupaten Nias Selatan, Propinsi Sumatera Utara berpartisipasi bergotongroyong atas kesepakatan bersama agar akses jalan yang mereka tempuh mudah dilalui oleh masyarakat karena sejak dulu sampai sekarang belum tersentuh pembangunan. Senin (20/07/2020).

Dalam kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh kepala desa Sisarahili Huruna Yulianus Halawa bersama Pemerintah Desa dan didampingi oleh Babinsa Sertu Alekson Harafa.

Kepala Desa Sisarahili Huruna Yulianus Halawa mengatakan bahwa Akses jalan ini merupakan satu-satunya yang dilalui oleh masyarakat banyak dan juga anak-anak sekolah baik SD, SMP dan SMA dari desa Mombawa Oladano dan sebagian dari masyarakat Kabupaten Nias, Kecamatan Ulugawo, Desa Holi.

“Selain Kegiatan bergotongroyong ini, Kami sebagai pemerintah desa bersama masyarakat telah memulai membuat turap beton berbentuk tangga sepanjang 175 meter yang diambil dari dana Silpa tahun 2019 dan kami melanjutkan sampai di Perbatasan desa Olambawa Oladano nantinya secara bertahap menginggat Anggaran sangat terbatas. “Jelas Kades.

Kades bersama masyarakat Desa Sisarahili Huruna sangat mengharapkan Perhatian Pemerintah Dari pusat maupun propinsi Sumatera terlebih lebih kepada pemerintah daerah Kabupaten Nias Selatan agar memperhatikan.

Baca Juga :  Pemdes Bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Melakukan Penyemprotan di Desa Wisata Bawomataluo


Ironis Lagi, Selain infrastruktur pembangunan belum tersentuh tampaknya di desa tersebut warga memanfaatkan lampu pelita serta lampu sehen untuk penerangan. Sedangkan bagi warga yang memiliki kemampuan lebih menggunakan genset.

“Ketersediaan listrik bagi masyarakat sudah menjadi kebutuhan pokok. Sebab, tanpa listrik kami sebagai masyarakat sulit berkembang termasuk untuk anak-anak kami sebagai generasi penerus bangsa.

Sehingga warga terpaksa hidup dalam kegelapan ketika di malam hari dengan menggunakan lampu sehen juga lampu pelita ataupun petromax sedangkan bagi warga yang memiliki kemampuan lebih menggunakan genset. “Ungkap warga Desa Sisarahili Huruna.

Dikatakan warga, anak-anak mereka tidur lebih awal pada malam hari, padahal jika ada listrik mereka memanfaatkan waktu malam untuk belajar. Kami pun membutuhkan hiburan dan informasi dari televisi sehingga memenuhi kebutuhan kami.

“Kami sangat merindukan listrik PLN oleh karena itu kami berharap agar PT PLN segera memasang listrik ke desa kami agar masyarakat bisa menikmati listrik seperti didesa-desa lainnya di Kabupaten Nias Selatan yang telah terlebih dahulu menikmati penerangan aliran listrik. “Rindunya Warga setempat.
Baca Juga :  Polres Nias Selatan Melaksanakan Patroli New Normal


Ditempat yang sama Juga, Babinsa Sertu Alekson Harefa mengajukan jempol karena jiwa gotongroyong (Kerjasama) masyarakat di Desa Sisarahili Huruna masih belum hilang untuk menunjang pembangunan Kedepan berdasarkan atas dukungan kepala desa serta perangkat Desa, dan BPD, bersama tokoh Masyarakat.

Babinsa berharap agar desa desa yang lain juga bisa membangun jiwa Korsa dengan bergandengan tangan untuk memotivasi jiwa gotongroyong dan Jangan hanya berpatokan pada Dana Desa sehingga nilai gotongroyong (Kerjasama) akan hilang.

“Marilah kita bangun kembali jiwa gotongroyong demi mambangun desa.”himbauan Babinsa.

Tambahnya Lagi,  Babinsa Sertu Alekson menjelaskan bahwa Untuk diketahui bersama ada sebanyak 17 desa yang dinaunginya di kecamatan Huruna dan ada 5 Desa lagi yang benar benar Terisolir sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Ada Sebanyak 5 Desa Lagi yang belum tersentuh Infrastruktur Pembangunan (terisolir) yakni Desa Sisarahili Huruna, Desa Sifalago, Desa MOmbawa Oladano, Desa Hiliuso dan Desa Tarewe. “Pungkas Sertu Alekson. (YML/KTN)

Bagikan :