Mirip Kubangan Kerbau, Jalan di Panambean Marjanji dan Bayu Bagasan Rusak Parah

Lokasi Jalan rusak parah di Panambean Marjanji dan Bayu Bagasan
Bagikan :

TANAH JAWA – Kliktodaynews.com|| Jalan kabupaten yang ada di Nagori Panambean Marjanji dan Bayu Bagasan kecamatan Tanah Jawa kabupaten Simalungun sudah sangat rusak parah dan tidak layak untuk dilalui oleh kendaraan roda dua atau roda empat.

Ketua Karang Taruna Nagori Panambean, Remson Tampubolon  mengatakan jalan rusak parah ini adalan akses utama menghubungkan 3 nagori yaitu Nagori Tanjung Pasir-Panambean Marjanji-Bayu Bagasan.

“Jalan ini udah lama tak disentuh pemerintah terkhusus kabupaten Simalungun. Bagaimana masyarakat meningkatkan taraf hidup ekonomi sedangkan jalannya aja rusak parah, “sebut Remson kepada kru kliktodaynews.com, Khamis (27/8/2021).

Sementara pangulu Panambean Marjanji Henri Siahaan saat ditemui kru media kliktodaynews di kantor desa mengatakan jalan ini  adalah jalan kabupaten dan sudah hampir 20 tahun tak pernah tersentuh pembangunan.

Sudah sering kita membuat proposal ke dinas terkait dan dibawa dalam  musrembang desa dan kecamatan agar perbaikan jalan ini menjadi prioritas untuksegera diperbaiki,”ucapnya.

Hendripun mengeluhkan sudah pernah melakukan gotong royong dengan pengusaha dalam memperbaiki jalan ini tapi tidak bisa bertahan lama.

Baca Juga :  PPKM Level III, Kota Berastagi Dibanjiri Pengunjung, Pemkab Karo Dinilai Tidak Serius Tangani Penyebaran Covid-19

“Tak bertahan lama, jalan itu kembali rusak dan kondisinya sekarang seperti kubangan,”keluhnya.

Lebih parah lagi angkutan tidak mau lagi ke kampung kami sehingga anak sekolah pun terkendala untuk bersekolah.

Kami mengharapkan Bupati Siamalungun Radiapo Hasiholan Sinaga kiranya mau membangun jalan ini sehingga masyarakat yang di Nagori Bayu Bagasan dan Panambean Marjanji dapat meningkatkan ekonomi nya.

Terpisah, Bona uli Rajagukguk  anggota DPRD  sudah mendengar keluhan dari masyarakat tentang rusaknya jalan tersebut.

Saya berterima kasih kepada pangulu  yang berani untuk menyuarakan kondisi desanya masing-masing. Keluhan masyarakat ini akan saya sampaikan ke pemerintah Simalungun agar segera diperbaiki,”sebut Bona. (BS/KTN)

Bagikan :