Reses Bob Andika Mamana Sitepu SH, Anggota DPR RI Asal Dapil Sumut III, ”Tidak Susah Untuk Hubungi Saya.”

Bob Andika Mamana Sitepu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI Komisi 5 Fraksi PDI Perjuangan)
Bob Andika Mamana Sitepu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI Komisi 5 Fraksi PDI Perjuangan)
Bagikan :

Siap Tampung Aspirasi Warga Lingkar Gunung Sinabung

Tanah Karo-Kliktodaynews Bob Andika Mamana Sitepu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI Komisi 5 Fraksi PDI Perjuangan) asal daerah pemilihan (Dapil) Sumut 3 hari ini menyambangi konstituennya. Gencar menampung aspirasi masyarakat melalui reses yang diadakan di Balai Desa (losd desa Sukandebih, Kec. Naman Teran, Kab. Karo Sumatera Utara, Senin (09/03/2020) mulai pukul 09:30 Wib

       Bantuan Program bedah rehab rumah tidak layak huni di yakini banyak terdapat di sekitar daerah sekitar gunung sinabung di nilai sebagai program skala proritas dalam menanggulangi kemiskinan dan pemulihan pasca bencana erupsi sinabung sebagai pokok pikiran (Pokir) nya yang akan di perjuangkan Ke Pemerintah Pusat.

       Reses Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Komisi 5 Bob Andika Mamana Sitepu SH Disambut hangat ratusan masyarakat dan Sejumlah Pemdes Se Kec. Namanteran. Turut hadir juga Ir. Nasib Sianturi Kepala Bepada Kab. Karo, Davit Cristian Sitepu Wakil Ketua DPRD Kab.Karo, Paksa Tarigan Kadis Perumahan & Pemukiman, Edward Sinulingga Kadis PUPR , Hendra Mitchon Purba Kabid Bina Marga, Japet Bangun mewakili Camat Namanteran yang kebetulan tidak bisa hadir dalam kesempatan tersebut dan tampak dihadiri ratusan warga masyarakat dan 16 kepala desa se Kec. Naman Teran.

Baca Juga :  Sekretaris Daerah Karo Hadiri Rapat Koordinasi Pimpinan Kecamatan Barusjahe


     Tak hanya program untuk bedah rumah tak layak huni, beberapa usulan dan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat sekitar daerah terdampak erupsi seluruhnya diserap, begitu juga dengan usulan usulan dari  para kepala pemerintahan desa juga di tampung oleh Bob termasuk , terkait pengembangan konsep desa wisata, kebutuhan pembangunan sarana air bersih, sarana infrastruktur jalan penghubung antar desa dan juga pembangunan jalan usaha tani menjadi Pokok pikiran nya untuk menyuarakan sejumlah persoalan dari masyarakat tanah Karo.

         Dihadapan ratusan warga, dirinya siap membuat plot projeck untuk konsep sesuai program desa wisata dengan catatan warga setempat harus sudah harus siap dan berpedoman dengan program sadar wisata, sapta pesona dan sikap pro aktif dari masyarakat setempat. Karna tanpa ada kesadaran masyarakat tentang sadar wisata hal ini akan sia sia walaupun anggaran tersebut di kucurkan dari pemerintah pusat”, ujar Bob.

        Mengenai program bantuan bedah rumah tidak layak huni nantinya diharapkan,  proses pendataan rumah tidak layak huni yang akan di usulkan harus benar benar sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Sesuai SOP dari Kementrian PUPR RI agar tidak menabrak syarat dan ketentuan yang dapat berhujung ke ranah hukum. 
Baca Juga :  Perkelahian Terjadi di Pengembalaan Hewan Ternak, 1 Orang Tewas


Lagi bob berharap, “agar setiap desa terkhusus desa desa terdampak langsung erupsi gunung Sinabung dan tidak bagian dari desa yang di relokasi sedikitnya 20 unit rumah per desa secara bertahap bisa di usulkan untuk direhab secara bertahap dan prigram ini bersifat stimulan .”Bebernya.

       Kunjungan Bob Andika Mamana Sitepu SH dalam rangka reses ini sengaja memilih desa sukadebi, kec namanteran, kab. Karo untuk dikunjungi di agenda kerjanya hal itu sebagai bentuk ungkapan rasa terimakasih nya. 

“Atas dukungan warga tanah karo dan khususnya kec. Namanteran dalam mendukung saya di pileg 2019, hal itu sudah cukup untuk memberikan kepercayaan  kepada saya  untuk mewakili masyarakat tanah karo sebagai penyalur aspirasi warga , saya berhasil menduduki kursi legeslatif DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan priode 2019 – 2024 semua berkat doa dan dukungan dari masyarakat, dan sebagai bentuk pengabdian saya terhadap masyarakat sudah saat nya sekarang saya harus mendengar langsung apa yang di harapkan sebagai penyambung suara rakyat  tanah Karo pada umumnya.” (DI/KTN)

Bagikan :