Bupati Karo Minta Bonus PGE Pasca Bencana Untuk Perbaikan Infrastruktur Desa Semangat Gunung

Bagikan :

Karo-Kliktodaynews.com Pasca banjir bandang sebulan lalu yang menerjang sekitar PT Pertamina geothermal Energy (PGE) area Sibayak di desa Semangat gunung Kecamatan Merdeka, berbuntut pemda Karo mengajukan permintaan bonus produksi kepada pimpinan PT Pertamina Geothermal Energi sibayak, sejak beroperasi tahun 2015 sebagai usaha komersil.

Bupati Karo Terkelin Brahmana, membenarkan pihaknya ada mengajukan permintaan bonus produksi,ke pihak PGE (pertamina geothermal energi) dengan maksut bonus ini akan kita gunakan perbaikan pembangunan infrastruktur, di desa semangat Gunung, sehabis bencana alam bulan april 2019 lalu.

Sebelumnya, sudah kita instruksikan ke kepala Bappeda Karo untuk mengajukan surat permintaan , sebab sejak tahun 2015 PGE beroperasi, “wajar lah! kita minta bonus untungnya demi kepentingan masyarakat.” Ujarnya

“Kita juga sudah kordinasi dengan manager PGE yang berkedudukan di desa Semangat gunung ,,Ryan Dwi Gustriandha, beliau tidak keberatan yang penting ada surat kita, makanya kita buatkan agar diteruskan ke PGE pusat atas permintaan pemda Karo,”sebutnya.

Ternyata, hasil surat direspon dan Ditindaklanjuti oleh kantor pusat PGE yang berkedudukan di Jl. MH. Thamrin No. 9 Menara Cakrawala Lt. 11 Jakarta Pusat, dengan memberikan informasi agar pemda Karo dapat datang ke kantor pusat untuk membahas permintaan bonus tersebut.

Baca Juga :  Bupati Karo Berhentikan Oknum PNS DISTAN Tersangka KDRT


Selanjutnya,Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, memenuhi undangan pihak PGE pusat dan langsung disambut oleh direktur operasi Eko Agung Bramantyo, Jumat (10/5/2019) pukul 12.00 wib di Ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, direktur operasi Eko Agung Bramantyo berjanji akan merealisasikan permintaan pemda Karo tersebut asalkan PGE dapat dioperasikan kembali melalui PT Dizamatra Powerindo.

PGE beroperasi mulai tahun 2015, sedangkan 2016 – 2019 sampai sekarang tidak lagi beroperasi, sebab mesin PT Dizamatra Powerindo rusak, belum dapat dipergunakan, sehingga usaha tersendat sekarang.

“ini penyebab kami belum dapat memberikan bonus ke pemda Karo saat sekarang ini sesuai Peraturan menteri, sejak 2016 s/d sekarang, sedangkan bonus tahun 2015 diakuinya telah ditransfer ke RKUD (rekening kas umum daerah) tanggal 9 januari 2018 ke bank Sumut,”Ucapnya

Sementara Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi mengatakan “benar surat sudah kita layangkan ke pihak PGE sesuai surat bupati karo nomor 005/1718/DLH/2019 tanggal 03 Mei 2019 perihal permintaan bonus produksi kepada pimpinan PT.Pertamina Geothermal Energi sibayak,”Ujarnya
Baca Juga :  Bupati Karo Menyerahkan Izin Edar Olahan Pangan UMK Kopi yang Dikeluarkan oleh Balai POM Medan


“Mudah mudahan setelah pertemuan dengan pihak direktur operasi tadi, kedepan mereka akan berjanji, untuk memberikan bonus, namun demikian pihak PGE minta bantuan pemda Karo, supaya tetap ikut melobi instansi Kementrian lain, agar PT Dizamatra Powerindo dapat kembali beroperasi kembali di PGE desa semangat Gunung,”Tambahnya

Reporter : Terkelin Bukit 

Bagikan :