Petugas Bea Cukai Diserang Massa saat Kejar Pembawa Rokok Ilegal di Riau

Petugas Bea Cukai Diserang Massa saat Kejar Pembawa Rokok Ilegal di Riau
Petugas Bea Cukai Diserang Massa saat Kejar Pembawa Rokok Ilegal di Riau
Bagikan :

PEKAN BARU – Kliktodaynews.com Petugas Bea Cukai Kantor Wilayah DJBC Riau diserang oleh orang tak dikenal (OTK) saat melakukan pengejaran target operasi yang diduga membawa rokok ilegal.

Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Riau Hartono Sutarjo menjelaskan Kejadian bermula saat Tim Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Riau menerima informasi dari masyarakat bahwa ada yang membawa rokok illegal menggunakan mobil Xpander nomor polisi BM 1554 VH, Senin (19/4) pukul 21.00 wib dalam siaran persnya, Selasa (20/4).

Tim pun mengikuti target dan berhasil menghentikan mobilnya sekitar pukul 23.00 WIB di Jalan Juanda Pekanbaru. Kemudian Tim Bea Cukai memperkenalkan diri dengan menunjukkan identitas dan Surat Tugas. Setelah itu pihak Bea Cukai meminta pengemudi membuka kaca mobil tersebut, namun tidak diindahkan oleh yang bersangkutan.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 23.45 WIB muncul 3 mobil berisi sekitar 15 orang dan menyerang Tim Bea Cukai yang sedang melakukan penindakan.

“Pada insiden tersebut, salah satu mobil operasional Tim Bea Cukai diserang menggunakan batu dan rusak parah. 2 anggota Tim Bea Cukai terluka karena mencoba mempertahankan mobil tersebut dari rampasan pelaku, di mana satu orang mengalami luka parah di kepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit terdekat dan satu orang lainnya mengalami luka ringan,” jelas Bea Cukai.

Baca Juga :  Di Duga Pengedar Sabu, Petani ini di Ciduk Polres Dompu


Mobil yang diduga membawa rokok ilegal dan rombongan OTK tersebut berhasil melarikan diri. Saat ini Tim Bea Cukai sedang melakukan koordinasi dengan Polresta Pekanbaru untuk menindaklanjuti insiden tersebut.

Sementara itu, mobil operasional yang diserang dibawa ke Polresta Pekanbaru dan Bea Cukai Riau juga telah membuat laporan kejadian di Polresta Pekanbaru. Hingga saat ini masih dilakukan penyelidikan bersama dengan Polresta Pekanbaru.

Sumber : detiknews.com / Kliktodaynews

Bagikan :