Modus Janji Menikah, Seorang Janda Diduga Ditipu Calon Suami, Ratusan Juta Raib

Bagikan :

LAMPUNG TIMUR – Kliktodaynews.com|| Nasib malang menimpa wanita berinisial MG (30). Pasalnya, MG merasa ditipu habis-habisan oleh seorang pria berstatus duda yang menjanjikannya pernikahan,Rabu 15/11/2023.

Harapan MG untuk membina kembali keluarga terpaksa pupus di tengah jalan. Bukannya senang.MG warga Desa Way areng,kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur, malah harus menanggung kerugian karena ditipu calon suaminya.

Dwi Saputra (30)Th warga Dusun IV ,Desa Way Areng,Kecamatan Mataram Baru Kabupaten Lampung Timur adalah berstatus Duda beranak 1 adalah calon suami MG yang mana telah beranji akan menikahi MG sepulang ke indonesia yang saat itu MG adalah pekerja migran indonesia yang bekerja di Taiwan.

Mulanya MG dan Dwi saputra adalah teman sekolah,berawal di Tahun 2020 sekira bulan april,mereka menjalin asmara,saat itu MG berada di Taiwan dan Dwi berada di indonesia.

Hubungan itu berlanjut ke jenjang serius,Dwi saputra menjanjikan untuk menikahi sepulang MG.

Di awal 2021 Mulai lah aksi Dwi saputra dijalani dengan modus meminta uang kepada MG dengan alasan untuk kebutuhan dan investasi membeli tanah dan rumah serta kendaraan senilai Ratusan juta rupiah.

“Disetiap bulan mulai awal 2021 sampai 2023 bulan mei saya rutin mentransfer uang gajih saya ke Dwi bang, kadang 1 bulan bisa 2-3 kali dwi minta transfer alasan dia minta untuk angsuran membeli tanah dan rumah,dan itu ke rekening atas nama ibunya Dwi ,atas nama Purwati” Pungkas MG saat dikonfimasi dikediamannya.

“Saat saya pulang ke indonesia ya saya pertanyakan dong mana tanah dan rumah yang selama ini sudah dibelikan oleh Dwi makai uang saya ratusan juta itu..Eh malah Dwi bilang tidak ada uangnya,uang habis untuk judi pengakuan Dwi itu sendiri ,” Sambung MG.

Curiga dengan sikab kekasihnya,MG selalu menanyakan uang tersebut namun sikab Dwi makin tidak menentu bahkan memutuskan untuk gagalkan pernikahan.

Dwi Saputra saat dikonfirmasi awak media dikediamannya sekaligus rumah orang tuanya di Desa Way Areng,Dwi tidak ada ditempat,hanya ada ibu dan keluarganya saja.

Namum sangat disayangkan, ibu dan salah satu keluarga Dwi saputra tidak terima saat awak media mengkonfirmasi terkait masalah tersebut

“Iya betul saya ibu kandung dari Dwi..dan saya akui dan saya tidak menyangkal bahwa MG pernah transfer dari taiwan ke rekening atas nama saya,karena saat itu saya disuruh buat rekening oleh anak saya yaitu Dwi,tapi saya tidak tau berapa dan kemana uang itu..karena uang itu semua diambil Dwi” Ujar Purwati.

Harapan MG hanya ingin mempertanyakan dan meminta Hak nya kepada Dwi dan keluarganya.

“Kalau pun uang saya itu dibelikan tanah dan rumah mana wujudnya..saya hanya butuh kejelasan saja,” Keluh MG.

Dalam hal ini MG merasa sangat dirugikan secara materil mauapun immateril,dan MG akan terus mencari keadilan.

“Saya hanya ingin masalah ini selesai secara baik baik atau kekeluargaan,tapi kalau pun pihak Dwi saputra tidak ada etikat baik saya dan keluarga akan mengambil jalur hukum,karena selain purwati ibu dari Dwi saputra,Eka susiyanti juga sebagai kakaknya juga pernah terima uang transfer dari saya,dan saya akan melaporkan hal ini ke Polisi beserta bukti bukti yang sudah ada ditangan saya . pungkasnya (kurnwn/KTN)

Bagikan :