Lagi, Pelaku Sabu di Ringkus Polres Siantar, Penjual Masih di Buru

Bagikan :

PEMATANGSIANTAR – Kliktodaynews.com||  USAI meringkus pelaku sabu, Rikki dan Lisbeth, dari sebuah rumah di wilayah Siantar Utara Rabu (05/01/2021) kemarin, kembali Tim Opsnal Sat Res Narkoba meringkus 2 pelaku kasus yang sama dari sebuah rumah yang sering dijadikan tempat penyalahgunaan serta transaksi narkotika di jalan Viyata Yudha Kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari kota Pematangsiantar. Kamis (06/01/2021) sekira pukul 21:30 WIB

Kedua pelaku, Rian (27) warga jalan Viyata Yudha kelurahan Bah Kapul Kecamatan Siantar Sitalasari kota Pematangsiantar dan Riski (26) warga Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat kota Pematangsiantar

Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar SIK.MH melalui Kasat Res Narkoba IPTU Rudi Sadar Panjaitan SH menyebut penangkapan kedua pelaku berkat informasi masyarakat.

Menindaklanjut informasi. Personil langsung bergerak ke wilayah jalan Viyata Yudha melakukan lidik intai dan berhasil menemukan rumah target.

“Rumah target kebetulan terbuka dan langsung dimasuki petugas untuk menggerebek. Di dalam rumah petugas menemukan kedua pelaku sedang duduk di ruang tamu, langsung diamankan”. Ujar Kasat Senin (10/01/2022) siang

Baca Juga :  Kakek di Deli Serdang Cabuli Adik Menantunya yang Masih Dibawah Umur

Penggeledahan. Dari Riski petugas menemukan satu (1) unit Handphone merk Vivo. Dari bawah sofa ditemukan satu (1) paket narkotika diduga jenis sabu di bungkus kertas timah rokok berat bruto 0, 49 (Nol koma Empat Sembilan) gram,

Lalu dari saku celana depan sebelah kanan Rian ditemukan uang tunai sebesar Rp. 200.000,- (Dua Ratus Ribu Rupiah), lalu dari dalam lemari dapur ditemukan satu (1) bungkus plastik klip kosong,

“Pengakuan kedua tersangka, sabu tersebut di beli dari C, namun saat pengembangan terhadap C, target ini belum berhasil ditemukan dan masih di Buru”. Ujar Kasat

Selanjutnya seluruh barang bukti dikumpulkan dan tersangka dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Pematangsiantar untuk dilakukan penyidikan lanjut dan proses hukum berlaku (BAY/KTN)

Bagikan :