Ketua Ferari Minta APH Usut Kadis Perikanan Batu Bara

Bagikan :

BATU BARA – Kliktodaynews.com||  Persoalan benur udang yang diperuntukan kepada kelompok penerima bantuan DAK 2020 di desa kwala gunung kecamatan datok lima puluh, Ketua ferari meminta agar penyidik / Aparat penegak hukum memanggil dan memeriksa dinas perikanan batu bara maupun yang ikut terlibat dalam memalsukan data valid bantuan pembudidayakan benur udang dan benih ikan di batu bara. Kamis (15/7/2021)

Menurut Ketua Ferari Helmisyam Damanik, SH yang didampingi sekretaris ferari Rudi Harmoko, SH menilai kadis perikanan Batu Bara Antoni ritonga, Sp kurang profesional memberikan penjelasan saat di konfirmasi oleh media siber kliktodaynews.com, hal ini sangat disayangkan dan menimbulkan geram dan kesal terhadap stetman kadis tersebut.

Saat di konfirmasi awak media kliktodaynews.com, Kadis perikanan Batu Bara menuturkan itu salah ketik, atas kesalahan dari operatornya.

Lanjutnya, karena surat tiga kali di lakukan perubahan. Jadi yang ketiga kali itu surat tersebut salah ketik. Terangnya.

Timbul persoalan, kenapa bibit benur udang tersebut dipindahkan ketempat lain.

Baca Juga :  Di Duga Jaringan Sabu, 4 Pria Warga Tebing Tinggi di Tangkap Polres Pematangsiantar

Diakui kadis perikanan penerima bukan penerima, dikarenakan salah ketik.

Diamini oleh sekretaris ferari rudi harmoko, SH pemindahan suatu benda, ketempat lain dan atau salah ketik nama penerima anggaran rugulasi hukumnya harus jelas. Bukan asal sebut-sebut saja.

Tambahnya sekecil apapun anggaran yang direalisasikan, harus terbuka kepublik. Cetus rudi.

Harapan kami, instansi hukum di batu bara dapat memanggil dan memeriksa instansi dinas perikanan, dikarenakan adanya dugaan mal praktek korupsi dari kegiatan tersebut. (STAF07/KTN)

Bagikan :