Tak Ada Biaya Berobat, Arina Mendrofa Terbaring Lemah Pikul Tumor Ganas

Arina Mendrofa (36) Pikul Derita Tumor Ganas bersama suami dan kelima anaknya yang masih kecil
Arina Mendrofa (36) Pikul Derita Tumor Ganas bersama suami dan kelima anaknya yang masih kecil
Bagikan :

Gunungsitoli – Kliktodaynews.com Arina Mendrofa (36) alias Ina Gusu Istri dari Bowonama Gea Warga Dusun I, Desa Tetehosi I, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli ini divonis dokter menderita penyakit Tumor ganas dibagian Kepala.

Mendapatkan Informasi tersebut Yobedi Laowo Anggota DPRD Kota Gunungsitoli mengunjungi dan menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepeduliannya terhadap sesama. Jumat (07/08/2020).

Saat ditemui, Arina Mendrofa alias Ina Gusu tampak terbaring lemah ditempat tidurnya. Dan terlihat bagian kepalanya membengkak besar sehingga wajahnya jelas sangat berubah.

Untuk diketahui Arina Mendrofa ini adalah seorang ibu yang masih mempunyai tanggungjawab besar dengan memiliki lima anak yang masih berumur kecil. Sementara, pekerjaan Suaminya hanya serabutan.

“Kondisi ini sudah sudah hampir 2 tahun karena mengalami tumor ganas menurut diangnosa dokter, “Sebut Bowonama Gea Suami Arina.

Lebih Lanjut, Bowonama Gea menceritakan bahwa awal mula Arina Mendrofa ini mengalami penyakit Gondok dan sudah di operasi sekitar 3 tahun yang lalu dirumah sakit.

“Tak lama sesudah dioperasi Gondoknya. Kemudian, muncul bencolan di bagian belakang kepalanya dan juga di bagian kirinya sehingga semakin lama malah semakin membesar sampai sekarang. “Ungkap suaminya.

Baca Juga :  Tak Terima Dianiaya, Safar Datangi Polres Nias, Ini Kronologisnya


Bowonama Gea Mengungkapkan bahwa Istrinya ini pernah berobat di RSUD Gunungsitoli sekitar 2 tahun yang lalu pada saat kecil bencolan dibagian kepalanya untuk berobat dan menurut diagnosa dokter mengalami penyakit tumor ganas dan tidak bisa tertangani. Namun, Jalan keluarnya di rujuk kerumah Sakit Medan.

Ironisnya, dengan kondisi seperti itu, karena keterbatasan ekonomi, seorang ibu tersebut hanya pasrah dengan terbaring tidur didalam rumahnya sehingga semakin lama malah semakin membesar sampai sekarang.

“Kami hanya pekerja serabutan tidak ada biaya untuk berobat. Kami bukannya membiarkan Istri saya terbaring lumpuh selama ini tapi kami hanya mencoba dengan ramuan-ramuan kampung tetapi belum ada hasil, “Pungkasnya.

Selanjutnya, Bowonama Gea mengalah untuk biaya berobat ke RSU Medan, ia tidak mampu karena penghasilan sehari-hari pas-pasan, penyakit yang di derita istrinya selama kurang lebih dua (2) tahun, ia hanya pasrah saja, tidak bisa berbuat apa-apa lagi, untuk biaya berobat.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli atau berbagai pihak lain agar membantu istri saya untuk melanjutkan pengobatan ke RSU Medan, “harapnya. (YML/KTN)
Baca Juga :  Wifi Gratis, Polres Nias Fasilitasi Ruangan Belajar

Bagikan :