Sidokkes Polres Way Kanan Bersama dr Yunita Putri MMR Berikan Edukasi Serangan Jantung

Bagikan :

WAY KANAN – Kliktodaynews.com|| Seksi Dokter dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Way Kanan Polda Lampung usai pelaksanan apel pagi memberikan edukasi terhadap personel Polres Way Kanan terkait kesehatan pribadi di halaman Mako Polres Way Kanan. Sabtu (15/07/2023).

Kegiatan dihadiri Pejabat Utama, dr Yunita Putri MMR (dokter mitra Polres Way Kanan), personel dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri Polres Way Kanan.

Kapolres Way Kanan AKBP Teddy Rachesna melalui Ps Kasidokkes Polres Way Kanan Bripka Adi Sugianto menyampaikan dalam rangka mencegah terjadinya serangan jantung bagi personel Polres Way Kanan kami memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai Infark miokard (serangan jantung).

Sosialisasi dan Edukasi tersebut dijelaskan langsung oleh dr yunita putri, MMR dokter mitra Polres Way Kanan menurutnya Infark miokard adalah istilah medis untuk serangan jantung, yaitu kondisi ketika aliran darah yang menyuplai otot jantung terhenti atau berkurang akibat penyempitan pembuluh darah.

Apabila aliran darah terhenti, maka otot jantung tidak dapat menerima oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga berisiko mengalami kerusakan.

Itulah mengapa pada kondisi ini dibutuhkan penanganan dengan segera untuk meminimalkan kerusakan jantung lebih lanjut. Mari pahami tentang kondisi infark miokard atau serangan jantung.

Ketika mengalami infark miokard akut, penderita harus segera menghentikan aktivitasnya dan menghubungi rumah sakit atau layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan yang tepat.

Sementara pencegahan Infark miokard tersebut dapat dicegah sejak dini, yakni dengan menerapkan gaya hidup sehat. Adapun sejumlah gaya hidup sehat tersebut antara lain dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi konsumsi makanan berlema, tinggi gula, dan tinggi kalori.

Selain itu, menghentikan kebiasaan merokok, menjaga berat badan ideal dan olahraga seara teratur untuk menjaga kesehatan jantung.

Pihaknya berharap pelaksanaan ini harus diterapkan di kehidupan sehari hari guna mengantisipasi penyakit tersebut, Jelas Adi Sugianto. (Suin/KTN)

Bagikan :