Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan merespons cepat dugaan penarikan dana bantuan sosial (BPNT) terhadap puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kampung Tangkas, Kecamatan Kasui.
Sekretaris Daerah (Sekda) Way Kanan, Machelvelli HT, menegaskan pihaknya segera memerintahkan Inspektorat bersama Dinas Sosial untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pemeriksaan.
Langkah ini diambil menyusul laporan warga yang mengaku dana bantuan yang baru dicairkan justru diminta kembali oleh oknum, dengan alasan mengganti sembako yang sebelumnya telah dibagikan sebelum Tahun Baru.
“Secepatnya Inspektorat dan Dinas Sosial kita perintahkan turun untuk menyelidiki. Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut,” tegas Machelvelli HT.
Berawal dari Keluhan Warga
Kasus ini mencuat setelah salah satu KPM, Winda Hardiyanti, warga Kampung Tangkas, menyampaikan keluhannya.
Ia mengaku kecewa karena bantuan yang seharusnya meringankan beban ekonomi keluarganya tidak bisa dinikmati secara utuh.
Menurut Winda, dana bantuan yang baru saja dicairkan melalui ATM Mandiri langsung diminta kembali oleh oknum petugas.
“Baru kami cairkan di ATM Mandiri, langsung diambil kembali. Katanya untuk mengganti sembako yang diberikan sebelum tahun baru kemarin,” ujarnya.
Ia juga menyebut tidak pernah menerima pemberitahuan sebelumnya bahwa bantuan tersebut akan dipotong saat pencairan BPNT Tahap I Tahun 2026.
“Kami tidak pernah diberi tahu kalau bantuan kemarin akan dipotong saat pencairan sekarang,” tambahnya.
