Satu Pasien Terkonfirmasi Covid 19 Meninggal di Way Kanan

Anang Risgiyanto, SKM., M.Kes, Kadis Kesehatan sekaligus juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Way Kanan
Anang Risgiyanto, SKM., M.Kes, Kadis Kesehatan sekaligus juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Way Kanan
Bagikan :

Way Kanan – Kliktodaynews.com SATU pasien wanita terkonfirmasi Covid-19, IS (23) code P33, warga Desa Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung, akhirnya meninggal dunia di RSUD Zainal Abidin Pagar Alam (ZAPA) Way Kanan, Jumat (13/11/2020) sekira pukul 23.00 WIB

Kabar kematian putri Bapak Supangkat ini sontak membuat warga Kampung Bengkulu Kecamatan Labuhan Kabupaten Way Kanan ini diselimuti duka mendalam setelah mendengar secara resmi bahwa gadis ini dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Betapa tidak. Sesuai rilis yang disiarkan Pemerintah Provinsi Lampung (Sabtu,14 November 2020) menjelaskan kronologi riwayat penyakit (rekam medik)

Pasien IS, hari Kamis 15 -18 Oktober 2020 berobat dan di rawat RSUD Abdul Moeloek (RSAM) dengan diagnosa mengidap penyakit Anemia dan SLE (Lupus), dilakukan tindakan transfusi darah.

Kemudian Senin (26/10/2020) kembali ke RSAM untuk kontrol ulang. Namun tidak bertemu dengan dokter. Akhirnya pasien kembali ke rumahnya di kampung Bengkulu.

Senin (02/11/2020) -11-2020, IS di bawa ke Puskesmas Gunung Labuhan dengan keluhan badan lemas, nyeri sendi, acites, tidak mau makan dan tidak bisa tidur. Lalu diberikan infus serta di oksigen. Dari sini dirujuk ke RS di Baradatu dan dilakukan rapid test dengan hasil reaktif.

Baca Juga :  Sebanyak 30 Pegawai Lapas Kelas 2B Way Kanan Divaksin Covid-19


Dinyatakan reaktif, pasien IS dirujuk ke RS Zainal Abidin Pagar Alam Pagar Alam (ZAPA), rujukan Covid-19, dan dilakukan Pengambilan RT-PCR Swab.

Berlanjut, Selasa (10/11/2020) setelah dinyatakan Positif Covid 19, pasien IS mendapat perawatan kesehatan di ruang Isolasi Covid-19 RSUD ZAPA, dan diketahui mempunyai riwayat penyakit gagal ginjal kronis dan anemia.

Sejak dari sini, saat menjalani perawatan, pasien IS mengalami penurunan kondisi kesehatan yang tidak stabil, hingga Jumat (13/11/2020) sekira pukul 23.00 WIB, keluarga mendapat informasi dari pihak RSUD ZAPA, pasien IS dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, setelah dinyatakan Positif Covid 19, saat evakuasi untuk isolasi dihadiri Tim Medis didampingi Gugus Tugas Kampung Bengkulu, Camat, Kapolsek, Bhabinsa, dan Kepala Puskesmas setempat.

Di dapat informasi melalui pesan WhatsApp warga setempat, jenazah IS akan dimakamkan di belakang rumah orangtuanya di Kampung Bengkulu Kecamatan Gunung Labuhan Kabupaten Way Kanan sesuai tata laksana (protokol kesehatan) Covid 19.

Terpisah Kadis Kesehatan sekaligus juru bicara Gugus Tugas Covud-19 Kabupaten Way Kanan, Anang Risgiyanto SKM. M.Kes menghimbau masyarakat untuk patuh dan taat pada anjuran pemerintah terkait Protokol Kesehatan.
Baca Juga :  Kabag Tata Usaha RSU Zapa Bantah Belum Kantongi Izin Amdal


“Marilah perketat Protokol Kesehatan, pakai masker, jaga jarak atau Physical Distancing dan PHBS dengan CTPS serta jaga stamina tubuh masing-masing dengan menerapkan GERMAS. Kita semua berdoa semoga semuanya akan sehat sehat saja, terimakasih”. Ujar Anang [SUIN/KTN]

Editor : ALDY / KTN

Bagikan :