Kisah Pilu Balita Usia 5 Tahun Berpenyakit Aneh di Way Kanan

Bagikan :

Way Kanan – Kliktodaynews.com Anggota Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (DPC. AJO Indonesia) Way Kanan, beserta Lurah Kasui Pasar, Kecamatan Kasui. Antusias mendampingi pengobatan anak penderita penyakit aneh.

Upaya serta tindakan yang dilakukan oleh anggota DPC. AJO Indonesia Way Kanan serta Lurah dengan mengantarkan pasien kurang mampu untuk mendapatkan perawatan oleh tenaga medis, sebuah rasa empati terhadap balita tersebut.

AB (5) putra dari pasangan Jumedi dan Meri Pristiani warga RT. 001 RW. 003 Kelurahan Kasui Pasar Kecamatan Kasui. Penderita penyakit yang belum diketahui diagnosa nya.

Menurut keterangan, Meri Pristiani yang ditemui dirumahnya, Selasa 22/12/2020, menjelaskan, sakit yang dialami putra nya. Badan Panas, Telinga dan Mata sering berdarah. Bahkan kemaluan nya bengkak. Kata ibu kandung AB.

Masih kata Meri, ia dan suami tidak bisa memberikan pengobatan dengan maksimal, karena BPJS putra nya masih menunggak. Sementara penghasilan sebagai pedagang kue dan pencari barang bekas hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Keluhannya.

Baca Juga :  Ops Yustisi di Pasar, TNI Polri dan Pemkab Way Kanan Tertibkan Prokes


Berdasarkan surat hasil radiologi dr. Alfi Wahyudi DpRad, M.Sc. Salah satu dokter Rumah Sakit Umum Daerah Zainal Abidin Pagar Alam (RSUD. ZAPA) Kabupaten Way Kanan. Yang menangani AB pada tanggal 13 September 2018 lalu, telah melakukan pemeriksaan USG. Wajah (pelipis kiri) penderita klinis benjolan pelipis kiri dengan hasil. Regio pelipis kiri (supraorbital sinistra) : tampak lesi hipoechoic di supraorbital sinistra aspek lateral, soliter, bentuk lonjong, batas tegas, tepi licin, ukuran 11,8 mm x 6,9 mm, klarifikasi (-) pada color Doppler tak tampak peningkatan vascular intra maupun ekstra lesi.

Kesan : Massa Hipoechoic di soft tissue regio supraorbital sinistra aspek lateral berukuran 11,8 mm x 6,9 mm yang pada color Doppler tak tampak peningkatan vascular intra maupun ekstra lesi sangat mungkin Massa Benigna.

Sejak saat itu, pasien tidak lagi mendapatkan perawatan, pasca minim nya perekonomian kedua orang tua nya.

Mendengar kisah memilukan itu, anggota DPC. AJO Indonesia Way Kanan beserta Lurah Kasui Pasar langsung, mengantarkan balita tersebut. Ke RSUD. ZAPA. Kabupaten Way Kanan.
Baca Juga :  Pelaku Penusukan di Pakuan Ratu Berhasil Diringkus Polisi


Su’in Kasiati, anggota DPC. AJO Indonesia Way Kanan, mengharapkan agar anak tersebut, dapat terlayani dengan baik, berkaitan BPJS yang nunggak itu, maka sudah sepantasnya pasien diberi keringanan dengan kebijakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Harapnya.

Mengingat kedua orang pasien tergolong orang yang tidak mampu. Sebab pekerjaan kedua orang tua nya, hanya sebagai pemulung dan pedagang kue. Rumah pun masih menumpang milik orang. Jelas nya. Rabu 23/12/2020.

Su’in Kasiati juga berharap ada Darmawan yang bisa berdonasi pada pasien tersebut, khususnya warga Kabupaten Way Kanan, dan masyarakat luas pada umumnya.

Dilain pihak, Hasanudin Lurah Kasui Pasar, saat dihubungi awak media melalui telepon seluler, Rabu 23/12/2020. berharap agar Operasi nya dapat berjalan lancar, sehingga warga nya dapat diberikan kesembuhan serta sehat kembali seperti halnya anak – anak lainnya.

Saat ini, AB anak yang menderita sakit itu, tengah mendapatkan perawatan RSUD. ZAPA Kabupaten setempat.(SUIN/KTN)
Bagikan :