Kalau diperlebar, debit air bisa tertampung,” ujar Imron menyampaikan aspirasi petani.
Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Bupati Toba menyatakan perbaikan akses jalan akan menjadi prioritas penanganan.
“Kita tangani dulu jalan yang putus ini.
Akan kita tanam gorong-gorong (riol) supaya air tetap mengalir, lalu kita timbun menggunakan alat berat. Ini mendesak dan akan segera kita kerjakan,” tegas Audi Murphy O. Sitorus.
Terkait permintaan normalisasi Sungai Naorihon, Wakil Bupati menyebut akan berkoordinasi dengan perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Toba untuk turut membantu proses tersebut.
“Untuk normalisasi sungai, nanti kita minta perusahaan yang ada di Toba ikut membantu,” ujarnya.
Warga berharap janji tersebut segera direalisasikan agar aktivitas pertanian kembali normal dan hasil panen tidak lagi terhambat akibat akses jalan yang rusak.
(Wk/ktn)
