BAWASLU KABUPATEN TOBASA BAHAS RAPAT KOORDINASI TENTANG INDEKS KERAWANAN PEMILU ( IKP )

Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melaksanakan rapat koordinasi tentang Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), Hari Kamis Sore (12/12/2019) di Gedung Bawaslu Kabupaten Tobasa Di Balige.
Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melaksanakan rapat koordinasi tentang Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), Hari Kamis Sore (12/12/2019) di Gedung Bawaslu Kabupaten Tobasa Di Balige.
Bagikan :

Tobasa-Kliktodaynews.com Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020, Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) melaksanakan rapat koordinasi tentang Indeks Kerawanan Pemilu (IKP), Hari Kamis Sore (12/12/2019) di Gedung Bawaslu Kabupaten Tobasa Di Balige.

Menurut Ketua Bawaslu Kabupaten Tobasa Romson Purba yang didampingi para komisioner , bahwa Rapat tersebut membahas Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) ini ke peserta rapat tentang kerawanan-kerawanan pemilu sebelumnya.

Rapat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerawanan penyelenggaraan, di Kecamatan, desa /kelurahan mana yang dianggap berpotensi rawan pelaksanaan Pemilihan umum.

Ditambahkan, Rapat ini mendeteksi kerawanan dan pelanggaran seperti Pilkada sebelumnya atau Pemilihan Legislatif, Pemilihan Gubernur ,atau Pemilihan Presiden di Kabupaten Tobasa,” sebut Romson.

Lanjut, bahwa pembahasan IKP Selain ke peserta rapat, bawaslu juga mengundang KPU demikian juga Polres Tobasa sebagai narasumber dan memberikan kuisener IKP untuk di isi.

Dia menambahkan bahwa hasil dari pertemuan ini selanjutnya setelah terkumpul kuisener ini akan dikonfilasi di Bawaslu Kabupaten dan nantinya hasilnya akan di kirim ke Bawaslu RI,” tegas Romson.

Baca Juga :  KPU TOBASA GENCAR ADAKAN SOSIALISASI PILKADA TOBASA 2020


Sedangkan keamanan pelaksanaan Pilkada akan diserahkan kepihak Polres Tobasa, serta minta masukan berupa kuisener daerah mana yang diidentifikasi berpotensi rawan, ujar Romson Purba menutup.

KPU Kabupaten Tobasa yang diwakili Charles Pangaribuan mengatakan titik kerawanan Pelaksanaan Pilkada ada di bidang persiapan termasuk pemutahiran data dan pembentukan panitia adhok.

Lanjut, juga dibidang Penyelenggaraan misalnya terkait pencalonan perseorangan.Calon perseorangan memiliki dukungan suara minimal 12.615 orang, Apabila tidak memenuhi persyaratan mungkin disini ada sengketa yang harus diantisipasi Bawaslu bersama KPU.

Kepada pihak Polri akan meminta pengamanan saat waktu pendaftaran di last menit penerimaan calon perseorangan. Demikian juga diferivikasi faktual, dan penetapan calon perseorangan, dan pelaksanaan sampai penetapan pasangan calon sebut Charles Pangaribuan.

Polres Tobasa yang diwakili oleh IPDA Lambertus Siahaan minta seluruh elemen masyarakat dalam pelaksanaan pesta demokrasi Pilkada , mengajak peserta rapat untuk mari saling mengawasi dan mensukseskan pelaksanaan mulai dari tahapan sampai penyelenggaraan Pilkada.

Terkait tahapan Pilkada , Polres Tobasa siap mengamankannya, ujar IPDA Lambertus, Secara singkat.
Baca Juga :  KONI TOBASA DILANTIK MASA BAKTI 2019-2023


Kadis Kominfo Kabupaten Tobasa , Lalo H Simanjuntak menyatakan mendukung kegiatan Bawaslu untuk memfasilitasi sosialisasi pelaksanaan Pilkada termasuk media yang ada di Kominfo ikut mensosialisasi melalui Website, Vidiotron dan Radio Pemkab 100,7 FM.

Peserta rapat begitu antusias memberikan pendapat dan pandangan agar pelaksanaan Pilkada dapat terlaksana dengan baik, minta supaya independensi penyelengara pemilu benar-benar dilaksanakan.

Rapat Koordinasi ini dihadiri Kadis Kominfo, para seluruh Komisioner Bawaslu, LSM dan Insan Pers ( DNM/KTN )

Bagikan :