Kerjasama juga akan dilakukan dengan produsen daging ayam ras dan telur ayam ras mitra Bulog untuk meningkatkan pasokan menjelang HBKN.
Pemerintah daerah juga akan melakukan penyesuaian terhadap rencana kenaikan tarif administered prices untuk menghindari beban berlebih pada masyarakat selama tekanan inflasi tinggi. Implementasi Early Warning System dan protokol intervensi harga juga akan diterapkan, dengan sinergi antara TPID dan Satgas Pangan, serta kerjasama lebih lanjut dengan UMKM untuk menjaga stabilitas harga di pasar tradisional.
Menanggapi arahan tersebut, Wakil Bupati Deni Parlindungan Lumbantoruan mengungkapkan komitmennya untuk menjaga ketersediaan pangan di daerah penghasil, dengan fokus pada produksi pangan, ketersediaan pasokan, dan distribusi komoditas yang mempengaruhi inflasi. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TPID Provinsi dan daerah untuk menjaga stabilitas harga.
“Kami akan terus berupaya untuk memastikan bahwa masyarakat Tapanuli Utara dapat merayakan hari raya dengan tenang, tanpa khawatir tentang ketersediaan pangan atau harga yang tidak terjangkau,” tutup Deni Lumbantoruan. (Stn)
