Tobing menilai jika benar tidak ada kontribusi sosial dari perusahaan selama masa bencana, hal itu menjadi catatan serius bagi masyarakat.
“Jika benar PT SOL tidak memberikan bantuan saat bencana, ini menjadi catatan besar bagi warga Taput. Sumber daya alam daerah dimanfaatkan, tetapi ketika masyarakat di sekitar wilayah operasional terdampak bencana, tidak terlihat empati,” tegasnya.
Menurutnya, perusahaan yang beroperasi di suatu daerah semestinya memiliki tanggung jawab sosial, terutama dalam situasi darurat kemanusiaan. Kepedulian terhadap masyarakat sekitar dinilai bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Hak Jawab Perusahaan Ditunggu
Hingga berita ini diterbitkan, pihak humas PT SOL yang disebut bernama Hindustan belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi yang dilakukan awak media.
Redaksi membuka ruang hak jawab kepada PT SOL guna memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan belum adanya kontribusi bantuan bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara. (Stn/ktn)
