Pembangunan Rusun Akper Pemkab Taput Minim Pengawasan

sambungan besi untuk tiang kolom di lantai dua terputus.
Bagikan :

Taput- Kliktodaynews.com|| Pekerjaan Pembangunan Rumah Susun (Rusun) Yayasan Akademi Perawatan (Akper) Pemkab Tapanuli Utara (Taput) di Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Taput, Sumut, dinilai minim pengawasan dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BPPP) Sumatera II Provinsi Sumatera Utara.

Seorang sosial kontrol sosail A S.Hutabarat kepada kliktodaynews menyampaikan
dengan anggaran Rp.18.251.907.939,23,- sumber dana dari APBN 2023–2024, sepatutnya tugas pengawasan dari pemerintah lebih intens, agar hasil pekerjaan memenuhi mutu yang diharapkan.

Hutabarat mencontohkan kwalitas pekerjaan pada item pembesian bangunan rumah susun AKPER Pemkab Taput patut dipertanyakan, sebab menurutnya ada sambungan besi untuk tiang kolom di lantai dua terputus.

“Dimana persambungan besi tidak terikat ke sisa pembesian lama yang setinggi 1m lebih . Akan tetapi disambungkan diatas ujung besi,kemudian hanya diikat dengan ring balok,” ungkap Hutabarat.

“Sepatutnya pembesian yang di lantai dua , harus diikat dari atas lantai sisa pembesian lama yang satu meter lebih itu. Atau minimal terikat setinggi 50cm, bukan ditempelkan diujung sisa pembesian,” tambahnya.

Oleh karena itu lanjut Hutabarat, Pemerintah dalam hal pengawasan pekerjaan Pembangunan Akper Yayasan Pemkab Taput itu tidak boleh lengah.

Sementara sebelumnya, seorang pekerja bermarga Sitorus mengakui posisi pembesian tersebut sengaja dibuat hanya untuk pencocokan ketinggian pembesian. Dan selanjutnya akan diturunkan.

“Kita mengepaskan dulu tingginya kemarin Pak,jadi ini akan kita turunkan 40 diameter”ujar pekerja bermarga Sitorus .

Pantauan dilokasi baru baru ini, pembesian pada tiang kolom tersebut sudah di cor semen.
(Sahata insan )

Bagikan :