Bupati Taput Buka Musrenbang Kecamatan Pahae Julu, Tekankan Pembangunan Berkelanjutan dan Kolaboratif

Bagikan :

Ketiga sektor tersebut, menurutnya, tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.

‎”Sebagai contoh, pengembangan Kawasan Salib Kasih dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan berbagai dinas, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan, penguatan UMKM, hilirisasi pertanian, hingga pelestarian nilai budaya dan pendidikan,” tambah Bupati.

Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya efisiensi dan perampingan organisasi perangkat daerah guna mengoptimalkan pemanfaatan anggaran. Ia mengungkapkan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini sangat terbatas, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis agar anggaran yang tersedia benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat.

‎“Kita harus berani melakukan penyesuaian dan efisiensi. Tujuannya bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan agar anggaran yang terbatas dapat kita alokasikan secara tepat sasaran demi kepentingan 230 ribu lebih masyarakat Tapanuli Utara,” ujarnya.

Menutup arahannya, Bupati mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk menyampaikan usulan pembangunan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan riil masyarakat, sehingga hasil Musrenbang benar-benar menjadi dasar penyusunan rencana kerja pemerintah daerah yang responsif dan berkeadilan.

‎Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan bibit beras kepada dua kelompok tani dari dua desa di Kecamatan Pahae Julu sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan dan penguatan sektor pertanian.

Dengan dibukanya Musrenbang Kecamatan Pahae Julu, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan Tapanuli Utara yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Bagikan :