Tapanuli Tengah Tembus 100 Persen UHC, Bupati Masinton: Kerja Keras Dinkes Patut Diapresiasi

Bagikan :

Masinton juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah dan tenaga kesehatan yang telah bekerja keras memberikan pelayanan maksimal, termasuk dalam situasi pascabencana.

“Terima kasih kepada jajaran Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan. Di tengah keterbatasan dan kondisi yang tidak mudah, pelayanan tetap berjalan dan capaian 100 persen UHC ini bisa kita raih bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah, Lisnawati Panjaitan, menyampaikan bahwa dari total 57.558 jiwa peserta BPJS Kesehatan, tingkat keaktifan saat ini berada di angka 87,01 persen. Sekitar 13 persen peserta tercatat nonaktif atau sebanyak 7.412 jiwa namun dapat langsung diaktifkan saat warga membutuhkan layanan kesehatan.

“Jika warga sakit, BPJS bisa langsung aktif. Cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga ke fasilitas layanan kesehatan, dan pelayanan tetap berjalan,” jelas Lisnawati.

Ia juga memaparkan, dari total 370.528 jiwa penduduk Kabupaten Tapanuli Tengah hingga Januari 2026, sebanyak 57.558 jiwa ditanggung oleh Pemkab Tapteng melalui pembiayaan BPJS Kesehatan.

Lisnawati menambahkan,” Pemkab Tapteng menargetkan tingkat keaktifan peserta BPJS Kesehatan meningkat hingga minimal 95 persen pada tahun 2026 guna meraih kategori UHC Utama, sekaligus memastikan manfaat jaminan kesehatan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.(CP).

Bagikan :