Sehari Usai Diresmikan, Jembatan “Merah Putih” di Bair Ambrol Diterjang Banjir

Bagikan :

TAPANULI TENGAH – Belum genap 24 jam diresmikan dan digunakan warga, Jembatan “Merah Putih” di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, ambrol diterjang banjir akibat hujan deras, Rabu (11/2/2026).

Jembatan yang dibangun oleh TNI AD dari Yon TP 908/GD Yon Zipur I/DD Zibang Sibolga itu sebelumnya diresmikan pada Senin (10/2/2026). Infrastruktur tersebut dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang rusak akibat bencana alam pada 25 November 2025 lalu.

Namun harapan warga untuk kembali memiliki akses penghubung antardesa dan menuju ibu kota kabupaten seketika pupus. Hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hingga malam memicu arus air deras dari perbukitan dan menghantam badan jembatan hingga roboh.

“Sehari setelah diresmikan, hujan turun sangat deras dari sore sampai malam. Air dari gunung datang begitu kuat dan menghancurkan jembatan itu,” ujar seorang warga bermarga Hutagalung.

Pantauan awak media di lokasi menunjukkan kondisi jembatan telah hancur dan menyisakan puing-puing material yang terseret arus. Struktur yang sebelumnya menjadi akses vital kini tak lagi dapat dilalui.

Warga lainnya, H. Simatupang, berharap jembatan tersebut segera dibangun kembali mengingat fungsinya sangat vital bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat.

“Jembatan ini urat nadi penghubung desa ke kecamatan hingga ke ibu kota kabupaten. Kami sangat berharap segera diperbaiki,” ucapnya.

Ia juga berharap dalam proses pembangunan kembali nantinya, masyarakat sekitar dapat dilibatkan agar membantu pemulihan ekonomi warga yang terdampak bencana.

Bagikan :