Proyek Preservasi Jalan Nasional di Tapteng Kembali Makan Korban

Bagikan :

Tapanuli Tengah – Kliktodaynews.Com|| Proyek Preservasi jalan nasional di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, kembali menelan korban.

Pengendara sepeda motor terjatuh saat melintasi lobang urukan, Kamis (4/8/2022) sekira pukul 07.30 WIB.

Berbanding terbalik dengan korban sebelumnya yang hanya menderita luka-luka ringan, korban kali ini mengalami luka serius di bagian tangan, kaki, wajah dan kepala. Kedua korban saat ini mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis RSUD Pandan.

Keterangan yang dihimpun, laka lantas tunggal yang terjadi bermula saat satu unit sepeda motor Honda Supra, yang dikendarai Iryan Nasution (67), yang berboncengan dengan istrinya Idawarni Lubis (65), melaju dari arah Sidempuan menuju Sibolga.

Persis di lokasi kecelakaan, di KM 30,5 Jalinsum Sibolga-Padang Sidempuan, tepatnya di Dusun Huta Buntul, Kelurahan Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Tapteng, pasangan suami istri yang merupakan warga Lingkungan II Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut ini, terjatuh saat melintas pinggiran patching.

Tak ayal, kedua korban tergelincir beserta sepeda motor yang mereka dikendarai. Oleh masyarakat sekitar, kedua korban dievakuasi ke Puskesmas Pinangsori. Namun karena kedua korban menderita luka serius, pihak Puskesmas Pinangsori merujuk korban ke RSUD Pandan.

Baca Juga :  Polres Tapteng Diminta Ungkap Motif Pembacokan Ketua MPC PP Tapteng

“Salah satu korban menderita luka serius di bagian wajah dan kepala. Kita sedang menanganinya,” ujar salah seorang petugas medis, saat ditemui awak media ini diruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pandan

Sebelumnya, preservasi jalan nasional di Kecamatan Pinangsori, telah memakan korban. Satu unit sepedamotor yang dikendarai Lerik Hutagalung (34), terperosok kedalam lobang patching yang menganga, di Lingkungan V, Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori, Senin (1/8/2022), sekira pukul 22.40 WIB.

Akibatnya, Lerik, istrinya Jelita Simatupang (27), serta keponakannya Gabriel Purba, menderita luka-luka. Sempat di rawat di Puskesmas terdekat, ketiga korban diperbolehkan pulang kerumah. Namun Gabriel Purba, yang masih mengenyam pendidikan di sekolah dasar ini, sempat tidak bersekolah beberapa hari, karena merasa pusing dan kesakitan akibat terbentur ke bahu jalan. (HP/KTN)

 

Bagikan :