Kita akan bekerja keras lagi mohon dukungan semua pihak,” imbuhnya.
Selanjutnya dikatakan Pratikno menjelaskan bahwa Pemerintah Pusat berkomitmen dalam pemulihan untuk daerah terdampak bencana banjir dan longsor. Presiden Prabowo Subianto sudah membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tiga provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
“Dan kemudian selain Satgas, Presiden juga membuat instrumen hukum Inpres sehingga ada kemudahan-kemudahan, termasuk dana stimulan pemulihan rumah rusak ringan karena Presiden ingin cepat. Kita berupaya semaksimal mungkin semua kekuatan Nasional bersama-sama Daerah kita kerahkan untuk memulihkan keadaan menjelang Ramadhan ini krisis air bersih juga menjadi perhatian kita,” tukasnya.
Selanjutnya, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, mengharapkan kepada Pemerintah Pusat dan kepada Menko PMK agar secepatnya dibangun tanggul permanen agar tidak kembali air meluap ke rumah warga. Kalau dibangun darurat terus mudah tersapu tanggulnya,” ujar Masinton Pasaribu.
Setelah meninjau Jembatan Gantung Perintis Garuda di Kelurahan Tukka Kecamatan Tukka, Menko PMK Prof. Dr. Pratikno, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, dan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH, mengunjungi SMA Swasta Santu Fransiskus yang juga terkena bencana.(CP).
